
Bagi sebagian orang, menuangkannya dalam tulisan dapat menjadi cara sederhana untuk memahami apa yang sedang dirasakan. Kegiatan ini dikenal sebagai journaling. (getty image)
JawaPos.com - Pikiran yang penuh tidak selalu mudah diceritakan kepada orang lain. Bagi sebagian orang, menuangkannya dalam tulisan dapat menjadi cara sederhana untuk memahami apa yang sedang dirasakan. Kegiatan ini dikenal sebagai journaling.
Secara sederhana, journaling merupakan aktivitas menuangkan ide, pikiran, perasaan, emosi atau pengalaman ke dalam bentuk tulisan. Journaling dapat dilakukan menggunakan buku dan alat tulis, mengetik melalui komputer atau ponsel, maupun menggunakan gambar dan bentuk visual lainnya. Tidak ada aturan khusus mengenai bentuk maupun isi jurnal sehingga setiap orang dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Dalam penelitian psikologi, kegiatan menulis untuk mengungkapkan pengalaman dan emosi juga dikenal dengan istilah expressive writing. Praktik ini pertama kali banyak dikembangkan melalui penelitian psikolog James W. Pennebaker mengenai hubungan antara mengungkapkan pengalaman emosional melalui tulisan dan kesehatan.
Baca Juga:Dorong Intervensi Nyeri Dicover BPJS, ISAPM Gelar Indoanalgesia Summit 2026 dan Cetak Rekor MURI
Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari kebiasaan journaling?
Membantu Mengelola Emosi
Salah satu manfaat journaling adalah memberikan ruang bagi seseorang untuk mengekspresikan perasaan. Emosi seperti kecewa, sedih, marah atau cemas dapat dituangkan melalui tulisan tanpa harus khawatir mendapatkan penilaian dari orang lain. Menuliskan perasaan juga dapat membantu seseorang mengamati emosi yang muncul pada situasi tertentu.
Membantu Meredakan Stres
Ketika menghadapi berbagai persoalan dalam waktu bersamaan, pikiran dapat terasa penuh. Menuliskan hal-hal yang sedang dipikirkan dapat menjadi salah satu cara untuk mengorganisasi pikiran tersebut.
Membantu Mengenali Diri
Journaling juga dapat menjadi ruang untuk melakukan refleksi. Melalui tulisan, seseorang dapat melihat kembali kebiasaan, pengalaman, keinginan, hingga hal-hal yang dianggap penting dalam kehidupannya.
Misalnya, seseorang dapat mencatat aktivitas yang membuatnya bersemangat dan keadaan yang justru membuatnya merasa lelah. Jika dilakukan secara rutin, catatan tersebut dapat membantu melihat pola dalam kehidupan sehari-hari. Dari sana, journaling dapat digunakan untuk membantu seseorang memahami kesukaan, tujuan, harapan, maupun hal-hal yang ingin diperbaiki.
Membantu Mengurai Pikiran yang Rumit
Ketika berbagai pikiran muncul secara bersamaan, seseorang terkadang kesulitan menentukan apa yang sebenarnya sedang dipikirkan. Menulis dapat menjadi cara untuk mengeluarkan pikiran tersebut secara lebih terstruktur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022