
Ilustrasi orang yang sedang menulis jurnal pribadi (Magnific)
JawaPos.com - Putus cinta sering kali meninggalkan luka yang tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa terasa sangat dalam. Tidak hanya soal kehilangan seseorang, tetapi juga kehilangan rutinitas, harapan, dan rasa nyaman yang sebelumnya sudah terbentuk. Banyak orang akhirnya terjebak dalam kenangan, overthinking, hingga sulit menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Dalam kondisi ini, memendam perasaan justru bisa membuat beban emosional semakin berat dan berlarut-larut.
Salah satu cara sederhana yang sering direkomendasikan dalam kesehatan mental adalah journaling atau menulis jurnal pribadi. Melansir dari laman kesehatan Halodoc dan Alodokter, menuliskan perasaan secara jujur dapat membantu seseorang memproses emosi, memahami diri sendiri, dan perlahan melepaskan luka batin. Bahkan, aktivitas ini bisa menjadi bentuk terapi mandiri yang efektif karena memberi ruang aman untuk mengekspresikan semua yang sulit diucapkan secara langsung.
Berikut adalah 10 alasan mengapa journaling bisa membantu kamu move on lebih cepat:
1. Membantu Memahami Emosi Lebih Dalam
Daripada menyingkirkan atau mengabaikan perasaan negatif, menulis jurnal membantu kamu mengenali apa yang sebenarnya dirasakan. Emosi yang awalnya terasa campur aduk antara sedih, marah, dan kecewa perlahan menjadi lebih jelas saat dituangkan dalam kata-kata. Dengan begitu, kamu bisa memahami apa yang memicu perasaan negatif dan tidak lagi merasa bingung dengan kondisi diri sendiri.
2. Menjadi Media Aman untuk Meluapkan Perasaan
Tidak semua hal nyaman untuk diceritakan ke orang lain, apalagi jika masih terasa sensitif. Journaling memberikan ruang pribadi yang aman untuk mengekspresikan isi hati tanpa takut dihakimi. Kamu bisa jujur sepenuhnya, bahkan untuk hal-hal yang sulit diucapkan, sehingga emosi tidak terus dipendam sendirian.
3. Mengurangi Beban Pikiran
Ketika pikiran terasa penuh, menuliskannya bisa membantu mengurangi tekanan mental. Apa yang terus berputar di kepala akan terasa lebih ringan setelah dituangkan ke dalam tulisan. Proses ini seperti memindahkan beban dari pikiran ke kertas, sehingga kamu bisa berpikir lebih jernih dan tidak mudah kewalahan.
4. Membantu Menerima Kenyataan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022