Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 04.49 WIB

10 Alasan Journaling Bisa Membantu Kamu Move On Lebih Cepat dan Anti Gagal!

Ilustrasi orang yang sedang menulis jurnal pribadi (Magnific) - Image

Ilustrasi orang yang sedang menulis jurnal pribadi (Magnific)

JawaPos.com - Putus cinta sering kali meninggalkan luka yang tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa terasa sangat dalam. Tidak hanya soal kehilangan seseorang, tetapi juga kehilangan rutinitas, harapan, dan rasa nyaman yang sebelumnya sudah terbentuk. Banyak orang akhirnya terjebak dalam kenangan, overthinking, hingga sulit menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Dalam kondisi ini, memendam perasaan justru bisa membuat beban emosional semakin berat dan berlarut-larut.

Salah satu cara sederhana yang sering direkomendasikan dalam kesehatan mental adalah journaling atau menulis jurnal pribadi. Melansir dari laman kesehatan Halodoc dan Alodokter, menuliskan perasaan secara jujur dapat membantu seseorang memproses emosi, memahami diri sendiri, dan perlahan melepaskan luka batin. Bahkan, aktivitas ini bisa menjadi bentuk terapi mandiri yang efektif karena memberi ruang aman untuk mengekspresikan semua yang sulit diucapkan secara langsung.

Berikut adalah 10 alasan mengapa journaling bisa membantu kamu move on lebih cepat:

1. Membantu Memahami Emosi Lebih Dalam

Daripada menyingkirkan atau mengabaikan perasaan negatif, menulis jurnal membantu kamu mengenali apa yang sebenarnya dirasakan. Emosi yang awalnya terasa campur aduk antara sedih, marah, dan kecewa perlahan menjadi lebih jelas saat dituangkan dalam kata-kata. Dengan begitu, kamu bisa memahami apa yang memicu perasaan negatif dan tidak lagi merasa bingung dengan kondisi diri sendiri.

2. Menjadi Media Aman untuk Meluapkan Perasaan

Tidak semua hal nyaman untuk diceritakan ke orang lain, apalagi jika masih terasa sensitif. Journaling memberikan ruang pribadi yang aman untuk mengekspresikan isi hati tanpa takut dihakimi. Kamu bisa jujur sepenuhnya, bahkan untuk hal-hal yang sulit diucapkan, sehingga emosi tidak terus dipendam sendirian.

3. Mengurangi Beban Pikiran

Ketika pikiran terasa penuh, menuliskannya bisa membantu mengurangi tekanan mental. Apa yang terus berputar di kepala akan terasa lebih ringan setelah dituangkan ke dalam tulisan. Proses ini seperti memindahkan beban dari pikiran ke kertas, sehingga kamu bisa berpikir lebih jernih dan tidak mudah kewalahan.

4. Membantu Menerima Kenyataan

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore