
Ilustrasi hiking/Magnific
JawaPos.com-Putus cinta memang bukan perkara yang mudah. Anda mungkin akan terjebak dalam lingkaran kesedihan yang sama, sampai kehilangan berbagai minat dan motivasi.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melalui fase Life after breakup. Salah satu yang sedang menjadi trend adalah pergi ke gunung.
Move on dengan jalur mendaki dan terlibat langsung di alam dipercaya dapat menjadi salah satu titik awal untuk menyembuhkan diri.
Namun, hal tersebut ternyata bukan hanya mitos belaka. Dalam psikologi, ada sejumlah alasan yang menjelaskan mengapa naik gunung atau menghabiskan waktu di alam dapat membantu seseorang mengatasi rasa sakit sekaligus membangun kembali motivasi yang hilang.
Berdasarkan sudut pandang psikologi yang dikutip dari laman simplypsychology pada (14/9) berikut alasan mengapa naik gunung dan pergi ke alam dapat menjadi salah satu cara untuk membantu anda melewati fase sulit setelah putus cinta.
Pergi ke alam dapat memicu “sense of mastery”
Alam tidak pernah menyediakan jalan pintas. Setiap langkah yang berhasil anda lakukan, dapat memperkuat keyakinan bahwa usaha akan membuahkan hasil. Saat anda mampu menguasai satu tantangan dapat menimbulkan perasaan sense of mastery yang dapat membangun ketahanan diri anda. Kemampuan ini juga dapat membuat anda lebih mudah menghadapi stres serta kepuasan hidup yang lebih baik.
Pengalaman baru meningkatkan motivasi
Setiap jalur eksplorasi di alam dapat meningkatkan dopamin yang berkaitan dengan rasa penghargaan dan rasa ingin tahu. Hal baru pada umumnya membuat seseorang tidak hanya merasa terhibur, melainkan juga terlibat di dalamnya. Setelah berpetualang, setidaknya anda mendapatkan motivasi yang terkait dengan kebebasan dalam menghadapi tantangan, kemampuan berkompetisi, serta rasa memiliki untuk membangun kerjasama saat memecahkan masalah.
Tantangan di alam membuat pikiran menjadi fleksibel
Pengalaman baru, kebebasan memilih, dan tantangan saat di alam dapat membantu pikiran anda menjadi lebih fleksibel. Hal tersebut dapat membantu membentuk ketahanan emosional, sehingga anda lebih siap menghadapi stres yang lebih terkontrol, menguasai tantangan, sampai berani keluar dari zona nyaman. Pengalaman tersebut juga berkaitan dari efek pemulihan yang diberikan oleh lingkungan alam, sehingga dapat membantu seseorang menjadi lebih tangguh secara mental.
Keluar dari situasi yang monoton
Lingkungan yang monoton, rutinitas berulang, masalah hubungan yang tidak kunjung selesai, serta kurangnya variasi pengalaman dapat membuat anda tertekan dan kehilangan ketertarikan. Sebaliknya, lingkungan alam terbuka mampu menghadirkan situasi dan tantangan baru. Pengalaman yang lebih beragam ini dapat menjadi kesempatan bagi anda untuk termotivasi lebih baik lagi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022