
Ilustrasi pasangan (magnific)
JawaPos.com - Kenali lima tanda pasangan yang belum dewasa secara mental dan emosional dalam hubungan. Mulai dari sulit mengelola emosi hingga menghindari tanggung jawab.
Kedewasaan dalam hubungan tidak hanya ditentukan oleh usia. Seseorang bisa saja sudah cukup dewasa secara umur, tetapi masih kesulitan mengelola emosi, menghadapi konflik, menerima kritik, atau bertanggung jawab atas perilakunya.
Ketika salah satu pasangan belum mampu mengelola dirinya dengan baik, persoalan kecil dapat berkembang menjadi konflik besar karena komunikasi tidak berjalan secara sehat.
Dirangkum dari laman YourTango, inilah tanda pasangan yang belum dewasa secara mental dan emosional dalam hubungan.
Namun lima perilaku berikut bukan diagnosis psikologis. Setiap hubungan memiliki dinamika berbeda sehingga tanda-tanda tersebut sebaiknya dilihat sebagai pola yang terjadi berulang, bukan berdasarkan satu kejadian saja.
1. Sulit Mengakui Kesalahan
Salah satu tanda yang cukup mudah terlihat adalah kesulitan mengatakan “saya salah”.
Pasangan yang belum matang secara emosional mungkin lebih sering mencari alasan, mengalihkan pembicaraan, atau menyalahkan keadaan ketika terjadi masalah.
Dalam hubungan yang sehat, kesalahan merupakan sesuatu yang dapat dibicarakan tanpa harus berubah menjadi pertarungan untuk menentukan siapa yang paling bersalah.
Kedua pihak seharusnya mampu mengevaluasi tindakan masing-masing dan mencari solusi.
Mengakui kesalahan juga tidak berarti seseorang kehilangan harga diri. Justru, kemampuan bertanggung jawab menunjukkan bahwa seseorang memiliki kesadaran terhadap dampak perilakunya kepada pasangan.
Jika pasangan mampu meminta maaf dengan tulus sekaligus berusaha memperbaiki perilaku, konflik dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan.
2. Menghindari Percakapan yang Tidak Nyaman
Setiap hubungan pasti memiliki pembicaraan yang sulit. Masalah keuangan, batas pribadi, masa depan hubungan, kecemburuan, maupun perbedaan kebutuhan membutuhkan komunikasi terbuka.
Namun, pasangan yang belum matang secara emosional mungkin memilih menghindari pembicaraan sulit.
Mereka bisa tiba-tiba diam, mengganti topik, pergi ketika konflik muncul, atau berpura-pura bahwa masalah tidak pernah terjadi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022