Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 02.18 WIB

8 Buku yang Wajib Anda Baca Jika akan Segera Pensiun dan Tidak Tahu Apa yang akan Terjadi Selanjutnya

seseorang yang membaca buku di masa pensiun / freepik - Image

seseorang yang membaca buku di masa pensiun / freepik

JawaPos.com - Memasuki masa pensiun sering terasa seperti berdiri di persimpangan besar: rutinitas yang dulu jelas tiba-tiba hilang, sementara masa depan terasa terbuka—dan kadang membingungkan.

Di fase ini, buku bisa menjadi teman berpikir yang kuat: membantu merancang ulang tujuan, mengelola keuangan, hingga menemukan makna baru dalam hidup.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (24/4), terdapat 8 buku yang layak Anda baca jika Anda akan segera pensiun dan belum yakin apa yang akan terjadi selanjutnya.

1. The 100-Year Life

Buku ini mengubah cara pandang tentang hidup panjang. Dengan harapan hidup yang semakin tinggi, masa pensiun bukan lagi “akhir”, melainkan fase baru yang bisa berlangsung puluhan tahun. Gratton dan Scott menjelaskan bagaimana kita perlu merancang hidup dengan pendekatan multi-tahap—bukan hanya sekolah, kerja, lalu pensiun.

Buku ini membantu Anda berpikir ulang:

Apa arti produktif di usia lanjut?
Bagaimana membangun identitas baru setelah karier berakhir?

2. How to Retire Happy, Wild, and Free

Jika Anda takut pensiun akan membosankan, buku ini adalah penawarnya. Zelinski menekankan bahwa kebahagiaan di masa pensiun tidak bergantung pada uang semata, tetapi pada cara Anda menjalani hidup.

Ia mendorong pembaca untuk:

Mengembangkan hobi baru
Menjalani hidup lebih spontan
Menghargai kebebasan waktu

Nada bukunya ringan, tapi pesannya dalam: pensiun bisa jadi fase paling menyenangkan jika Anda tahu cara menikmatinya.

3. Your Money or Your Life

Ini bukan sekadar buku keuangan—ini tentang hubungan Anda dengan uang. Sangat relevan menjelang pensiun, karena membantu Anda memahami:

Berapa sebenarnya yang Anda butuhkan untuk hidup
Bagaimana mengelola pengeluaran dengan sadar
Apa arti “cukup” dalam hidup

Buku ini sering membuka perspektif baru: bahwa kebebasan finansial bukan soal kaya, tapi soal kendali.

4. Ikigai: The Japanese Secret to a Long and Happy Life

Banyak orang kehilangan arah setelah pensiun karena identitas mereka terlalu terkait dengan pekerjaan. Buku ini memperkenalkan konsep ikigai—alasan untuk bangun setiap pagi.

Dengan membaca ini, Anda akan mulai bertanya:

Apa yang saya cintai?
Apa yang masih bisa saya kontribusikan?
Apa yang memberi hidup saya makna?

Sangat cocok untuk membangun kembali tujuan hidup.

5. Retirement Reinvention

Buku ini praktis dan langsung ke inti: bagaimana menciptakan “babak kedua” dalam hidup. Robin Ryan memberikan panduan konkret untuk:

Memulai karier baru di usia lanjut
Menjadi relawan atau mentor
Mengubah passion menjadi aktivitas bermakna

Ini cocok bagi Anda yang tidak ingin berhenti produktif setelah pensiun.

6. Designing Your Life

Awalnya ditujukan untuk mahasiswa, tapi konsepnya sangat relevan untuk pensiunan. Buku ini mengajarkan cara “mendesain” hidup menggunakan prinsip desain—menguji ide, bereksperimen, dan tidak takut mencoba.

Alih-alih bertanya “apa rencana hidup saya?”, buku ini mengajak Anda:

Mencoba beberapa versi kehidupan
Tidak terpaku pada satu jalur
Menemukan makna melalui eksperimen

7. The Blue Zones of Happiness

Dan Buettner meneliti komunitas paling bahagia di dunia. Hasilnya bukan teori abstrak, tetapi pola hidup nyata yang bisa ditiru.

Untuk masa pensiun, buku ini memberi wawasan penting:

Pentingnya komunitas sosial
Peran aktivitas sehari-hari sederhana
Bagaimana lingkungan memengaruhi kebahagiaan

Pensiun bukan hanya soal waktu luang, tapi bagaimana Anda mengisinya dengan koneksi dan makna.

8. Man’s Search for Meaning

Ini mungkin buku paling filosofis dalam daftar ini. Frankl, seorang penyintas kamp konsentrasi, menulis bahwa manusia bisa bertahan dalam kondisi apa pun jika memiliki makna hidup.

Di masa pensiun, ketika struktur lama hilang, pertanyaan tentang makna menjadi sangat penting. Buku ini membantu Anda memahami:

Bahwa makna bisa ditemukan di setiap fase hidup
Bahwa tujuan hidup tidak berhenti saat karier berakhir
Penutup

Pensiun bukanlah akhir perjalanan—justru awal dari fase yang paling bebas dalam hidup Anda. Tantangannya bukan lagi “apa yang harus saya lakukan untuk hidup”, tetapi “apa yang ingin saya lakukan dengan hidup ini”.

Delapan buku di atas menawarkan berbagai sudut pandang: dari keuangan, kebahagiaan, hingga makna hidup. Membacanya bukan hanya memberi jawaban, tetapi membantu Anda mengajukan pertanyaan yang lebih tepat.

Jika Anda mau, saya bisa bantu menyusun “rencana hidup setelah pensiun” yang lebih personal berdasarkan situasi Anda sekarang.***
Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore