Ilustrasi, seseorang yang sedang menulis jurnal di rumah. Freepik/ freepik.
JawaPos.com - Sadarilah, kesehatan mental yang positif sangat penting untuk kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial Anda, karena pikiran memengaruhi tidak hanya cara Anda merasa atau berpikir, tapi juga bagaimana cara Anda bertindak.
Jadi, menjaga kesehatan mental seperti sebuah keharusan saat ini. Anda dapat melakukan praktik menulis jurnal untuk menjaganya, yaitu menulis atau menggambar dalam jurnal. Jurnal sendiri mirip seperti buku harian, hanya saja lebih reflektif dan terstruktur untuk menggali pikiran, emosi, atau topik khusus.
Dilansir JawaPos.com dari rtor pada Jumat (10/4), berikut ini empat teknik menulis jurnal untuk kesehatan mental lebih baik yang mudah Anda lakukan di rumah.
1. Menulis Jurnal Visual
Menurut ahli, metode ini dapat membantu Anda mengurangi kecemasan dan perasaan negatif, sedih misalnya.
Untuk melakukannya, Anda perlu mengikuti langkah berikut:
- Menutup mata dan visualisasikan emosi negatif apa pun yang Anda rasakan.
- Gambarlah visualisasi tersebut dalam jurnal Anda.
- Renungkan gambar yang Anda buat.
- Tutup mata Anda kembali dan bayangkan gambar baru yang lebih positif dari gambar emosi negatif yang telah Anda gambar.
- Gambar visualisasi positif tersebut di jurnal Anda.
2. Menulis Jurnal Afek Positif
Teknik ini dinilai ampuh daripada teknik journaling lainnya dan dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan mental Anda. Penelitian menunjukkan bahwa menulis jurnal berpotensi untuk mengurangi tekanan mental, khususnya gejala kecemasan.
Untuk melakukannya, Anda hanya perlu menulis tentang aspek positif dalam hidup dan diri sendiri, seperti:
- Apa yang Anda sukai tentang diri Anda?
- Apa yang berjalan baik dalam hidup Anda?
- Apa yang Anda syukuri?
- Apa yang membuat Anda bangga?
- Tantangan apa yang berhasil Anda atasi?
- Apa yang membuat Anda Bahagia?
- Kepada siapa Anda bersyukur?
- Bagaimana Anda menunjukkan kasih sayang kepada orang lain?
- Apa yang Anda nantikan dimasa depan?
- Bagaimana orang lain telah membantu Anda?
- Apa keahlian Anda?
- Jelaskan 10 tindakan kebaikan acak yang pernah Anda lakukan dan bagaimana perasaan Anda setelah melakukannya?
3. Menulis Jurnal Ekspresif
Jika pikiran Anda terganggu oleh peristiwa yang menyedihkan secara emosional atau traumatis, Anda bisa memilih teknik journaling ini.
Bentuk jurnal yang terdiri dari menulis tentang peristiwa yang mengganggu dengan cara yang mendalam dan bermakna telah terbukti berkontribusi pada penurunan gejala depresi diantara individu dengan gangguan depresi mayor dan pelajar yang rentan terhadap depresi.
Untuk melakukannya, luangkan waktu 15 menit untuk menuliskan emosi dan pikiran mendalam tentang tantangan emosional yang memengaruhi hidup Anda.
Kemudian, saat menuliskannya, kondisikan pikiran Anda apa adanya tanpa khawatir tentang ejaan atau tata bahasa. Apakah Anda merasa khawatir, stres, atau kewalahan? Tulislah apa pun itu yang membuat Anda merasa seperti demikian.
4. Menulis Jurnal Kreatif
Selain meningkatkan emosi positif, menulis jurnal kreatif juga dapat menjaga kesehatan mental Anda. Seperti namanya, teknik journaling satu ini memerlukan sentuhan kreativitas dan imajinasi dari penulisnya.
Jadilah bentuk tulisan yang dihasilkan dari teknik ini sebagai bentuk ekspresi artistik yang mencakup semua bentuk tulisan kreatif, puisi, skenario, atau fiksi misalnya, bukan bentuk tulisan profesional, jurnalistik, atau akademis.
Berikut beberapa ide menulis jurnal kreatif:
- Bagaimana rupa hutan ajaib?
- Seperti apa seseorang yang benar-benar berlawanan dengan Anda?
- Apa yang akan Anda lakukan jika Anda terjebak di sebuah pulau?
- Menulis puisi tentang makanan favorit.
- Apa mimpi teraneh yang pernah Anda alami?
- Lihat sekeliling, lalu pilih tiga objek yang menarik perhatian Anda. Kemudian, tulis cerita fantasi pendek menggunakan objek yang Anda pilih sebagai karakter utama tersebut.
- Bayangkan, jika genre musik favorit Anda adalah seseorang, lalu orang seperti apa dia?
- Bayangkan Anda tiba-tiba menjadi burung. Bagaimana Anda menunjukkan kepada orang-orang terkasih bahwa burung itu adalah diri Anda sendiri?.***