
ilustrasi orang yang tidur malam.(Freepik)
JawaPos.com - Tidak ada yang lebih buruk daripada terbangun di malam hari dan tidak dapat tidur kembali. Menatap langit-langit malam sambil menunggu untuk tertidur lagi dapat membuat frustasi dan stres. Namun, ada cara untuk mengatasi masalah ini.
Meskipun bangun di malam hari adalah hal yang wajar, namun jika kamu butuh waktu lama untuk tertidur kembali, kualitas tidur mungkin akan menurun. Kebanyakan orang terbangun di malam hari karena hal itu merupakan bagian dari siklus tidur alami kita.
Di akhir setiap siklus tidur, yang berlangsung sekitar 90 menit, kita sering terbangun sebentar sebelum tertidur lagi. Namun, biasanya hal itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat sehingga kamu tidak akan mengingatnya.
Bahkan jika kamu terbangun di malam hari dan ingat bahwa kamu merasa sepenuhnya terjaga, lalu kamu tertidur kembali dengan cepat setelahnya, itu tidak perlu dikhawatirkan, dan kecil kemungkinan hal itu memengaruhi kualitas tidur secara keseluruhan.
Namun, jika kamu sering terbangun dan butuh waktu lama untuk tertidur kembali, hal ini dapat memengaruhi kualitas tidur yang dapat menyebabkan kelelahan di siang hari dan kurangnya waktu tidur.
Selain menghindari kebisingan suara, ada hal-hal lain yang dapat membangunkan kamu di malam hari. Dilansir dari Toms Guide, cobalah langkah-langkah berikut untuk membantu tidur lebih nyenyak di malam hari.
1. Hindari kafein setelah tengah hari
Penyebab utama lain yang membuatmu terbangun di malam hari adalah kafein. Kafein memiliki waktu paruh 5 jam, yang berarti butuh waktu 5 jam agar separuh kafein yang kamu konsumsi dapat dimetabolisme dan tidak lagi berada dalam sistem tubuh.
Itulah sebabnya kamu harus menghindari kafein 10 jam sebelum tidur. Bila kafein masih ada dalam sistem tubuh di malam hari, hal itu dapat mengganggu siklus tidur, yang menyebabkan tidur menjadi lebih ringan dan lebih sering terbangun di malam hari.
2. Kurangi konsumsi alkohol
Meskipun alkohol memiliki efek sedatif awal, yang membuatmu tertidur lebih cepat, alkohol dapat mengganggu siklus tidur. Ini berarti sebagian besar tidur yang kamu dapatkan akan berada dalam tahap 'ringan'.
Hal ini menyebabkan kamu sering terbangun, serta tidak mendapatkan cukup tidur REM, yang menyebabkan kamu dapat merasa sangat mengantuk keesokan harinya, bahkan jika telah tidur lebih dari 8 jam.
Bahkan sejumlah kecil alkohol dapat memengaruhi kualitas tidur kita. Untuk itu cobalah untuk berhenti mengonsumsi alkohol sepenuhnya.
3. Mengatur tempat tidur yang nyaman
Merasa gelisah saat tidur biasanya disebabkan oleh dua hal: tempat tidur yang tidak nyaman dan suhu ruangan yang salah. Pertama, jika kasur tidak menopang tubuh dengan baik, kemungkinan besar tekanan akan menumpuk di persendian, yang menyebabkan kamu gelisah dan mudah terbangun.
Untuk itu, gunakan kasur terbaik untuk sesuai dengan gaya tidurmu. Kedua, suhu itu penting. Suhu tubuh kita secara alami akan turun di malam hari dan ini merupakan indikator utama bagi otak dan tubuh untuk tidur dan tetap tertidur.
Jika suhu ini naik, kita cenderung akan terbangun. Itulah sebabnya suhu inti tubuh kita naik di pagi hari. Jadi, menjaga kamar tidur tetap sejuk dan memilih tempat tidur terbaik agar tetap nyaman dapat sangat membantu mengatasi masalah terjaga di malam hari.
