Badan terasa lemas saat hari pertama melakukan puasa. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Ketika memasuki awal puasa, terutama puasa Ramadan, banyak orang mengeluhkan kondisi tubuh yang terasa lebih cepat lelah, kurang fokus, dan tidak seberenergi biasanya. Padahal, aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa, yakni bekerja, belajar, hingga beribadah.
Sebenarnya kondisi ini wajar terjadi karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan rutinitas yang cukup drastis. Mulai dari jadwal makan dan minum, waktu tidur, hingga ritme aktivitas fisik, semuanya ikut bergeser.
Agar tidak terus-menerus merasa lemas di awal puasa, penting untuk memahami apa saja faktor yang memicu kelelahan tersebut. Dengan begitu, kamu bisa menyiapkan strategi yang tepat untuk menjaga stamina selama Ramadan.
Berikut lima penyebab umum kenapa banyak orang merasa lelah di awal puasa:
1. Penurunan Gula Darah yang Signifikan
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Kondisi ini membuat kadar gula darah menurun lebih cepat dibandingkan hari biasa. Padahal, gula darah merupakan sumber energi utama bagi otak dan otot. Ketika kadarnya turun drastis, tubuh akan merespons dengan rasa lemas, sulit fokus, dan energi yang terasa cepat habis.
Di awal puasa, tubuh belum sepenuhnya beradaptasi menggunakan cadangan energi secara efisien, sehingga penurunan gula darah ini terasa lebih berat.
2. Dehidrasi atau Kekurangan Cairan
Kurangnya asupan cairan dari sahur hingga waktu berbuka juga menjadi penyebab utama kelelahan. Dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat tubuh terasa lemah, pusing, dan kurang bertenaga.
Ketika cairan tubuh berkurang, aliran oksigen dan nutrisi ke otak serta otot tidak optimal, sehingga rasa lelah mudah muncul terutama di siang hari. Inilah alasan mengapa menjaga asupan air putih di malam hari menjadi sangat penting selama Ramadhan.
3. Pola Tidur yang Tidak Teratur
Perubahan jadwal tidur adalah tantangan klasik di bulan puasa. Bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut karena ibadah malam sering mengurangi durasi tidur. Bukan hanya soal jumlah jam tidur, kualitas tidur pun ikut menurun.
Kurang tidur membuat tubuh sulit melakukan proses pemulihan energi secara maksimal, sehingga rasa lelah terasa lebih dominan di pagi hingga siang hari.
4. Kebiasaan Makan yang Kurang Tepat
Pilihan makanan saat sahur dan berbuka sangat memengaruhi energi tubuh. Konsumsi makanan tinggi gula, lemak, atau gorengan memang terasa menyenangkan, tetapi bisa memicu lonjakan energi sesaat yang cepat turun.
Akibatnya, tubuh justru terasa lebih lemas dan mengantuk. Di awal puasa, ketika metabolisme masih beradaptasi, pola makan yang tidak seimbang akan memperparah rasa lelah.
5. Kurangnya Aktivitas Fisik dan Pola Istirahat yang Tidak Efektif
Banyak orang mengurangi aktivitas fisik karena takut kehabisan energi. Padahal, kurang bergerak justru membuat tubuh terasa lebih lesu karena sirkulasi darah melambat.
Selain itu, tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan di waktu yang kurang tepat bisa mengganggu ritme tidur malam, sehingga tubuh tetap merasa lelah meski sudah beristirahat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
