
seseorang yang beraktivitas bersama orang tua. (Freepik/EyeEm)
JawaPos.com - Ada penyesalan yang tidak datang dengan suara keras, tetapi justru hadir dalam keheningan. Ia muncul saat rumah terasa lebih sepi dari biasanya, saat ponsel tak lagi berdering dengan nama yang dulu terasa biasa, atau saat kita ingin bercerita—namun tak tahu lagi kepada siapa.
Banyak orang baru benar-benar memahami nilai kehadiran orang tua setelah mereka pergi. Bukan karena tidak sayang, tetapi karena kita sering mengira waktu akan selalu tersedia. Padahal, waktu tidak pernah berjanji untuk menunggu.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (6/1), terdapat sepuluh hal yang paling sering disesali orang karena tidak lebih menghargai orang tua mereka saat masih hidup—hal-hal sederhana, namun dampaknya menetap seumur hidup.
1. Terlalu Sibuk Mengejar “Nanti”
Banyak orang menunda kebersamaan dengan alasan yang terdengar masuk akal: karier, usaha, pasangan, anak, atau ambisi pribadi. Kita berkata, “Nanti kalau sudah sukses,” atau “Nanti kalau sudah ada waktu.”
Penyesalannya datang saat menyadari bahwa “nanti” ternyata tidak pernah tiba. Orang tua tidak membutuhkan versi terbaik kita di masa depan—mereka hanya ingin kehadiran kita hari ini.
2. Menganggap Kehadiran Mereka Sebagai Sesuatu yang Pasti
Saat orang tua masih ada, kita sering berpikir mereka akan selalu tersedia. Telepon bisa nanti, kunjungan bisa ditunda, obrolan bisa besok.
Setelah mereka tiada, barulah kita memahami bahwa kehadiran manusia bukan sesuatu yang permanen. Dan ironisnya, yang dulu terasa biasa, kini menjadi hal yang paling dirindukan.
3. Lebih Sering Membantah daripada Mendengarkan
Banyak penyesalan lahir dari kalimat yang tak pernah terucap: “Aku seharusnya lebih mendengarkan.”
Saat orang tua memberi nasihat, kita sering menganggap mereka ketinggalan zaman, terlalu khawatir, atau tidak mengerti dunia kita.
Baru setelah mereka pergi, kita menyadari bahwa sebagian besar nasihat itu lahir dari cinta dan pengalaman—bukan keinginan untuk mengontrol.
4. Tidak Mengungkapkan Rasa Sayang Secara Langsung
Sebagian orang tumbuh dalam budaya yang jarang mengucapkan “aku sayang kamu” kepada orang tua. Kita menganggap perasaan itu sudah dipahami tanpa perlu diucapkan.
Namun penyesalan muncul ketika kesempatan untuk mengatakannya telah tertutup selamanya. Kata-kata sederhana yang tak pernah kita ucapkan itu kini menjadi beban yang terus teringat.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
