Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 15.09 WIB

Tips Mengumpulkan Dana Darurat dengan Cepat, Pastikan Tidak Tercampur dengan Kebutuhan Lain

Ilustrasi dana darurat untuk kerusakan kendaraan. (freepik) - Image

Ilustrasi dana darurat untuk kerusakan kendaraan. (freepik)

JawaPos.comDana darurat merupakan pondasi penting untuk menjaga kesehatan kondisi finansial. Bukan hanya sekedar tabungan biasa, dana darurat ini berfungsi sebagai penyelamat saat kondisi anda benar-benar harus menghadapi situasi yang menuntut pengeluaran besar secara tiba-tiba.

Mungkin saat ini anda belum sepenuhnya menyadari pentingnya memiliki dana darurat, namun manfaat dari dana darurat baru benar-benar terlihat saat anda berada di dalam kondisi yang  menekan. 

Situasi mendesak yang mungkin terjadi adalah kondisi kecelakaan, sakit, kendaraan rusak mendadak, kehilangan sumber penghasilan, dan terkena PHK. kondisi genting seperti ini membutuhkan biaya yang besar dalam waktu singkat.

Saat sudah menyiapkan dana darurat, maka anda tidak perlu pusing untuk memikirkan pinjaman ataupun menggunakan kartu kredit dengan bunga tinggi, karena anda sudah memiliki cadangan dana yang bisa langsung digunakan sehingga, kondisi keuangan bisa terjaga dengan stabil.

Mengutip dari laman nobugo.nobubank.com dan www.jago.com, berikut adalah beberapa cara untuk mengumpulkan dana darurat dengan lebih cepat agar kebutuhan anda bisa segera terpenuhi.

  1. Sisihkan uang secara rutin

Langkah pertama yang bisa anda lakukan adalah dengan menyisihkan sebagian gaji secara konsisten pada dana darurat. Mulailah menyisihkan dengan jumlah kecil sekitar 5-10% dari gaji anda. Semakin cepat anda memulai memulai kebiasaan ini, maka semakin cepat pula dana darurat terkumpul, sehingga anda memiliki pegangan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga. 

  1. Pisahkan dana darurat 

Hindari untuk mencampur dana darurat dengan tabungan lain. Dana darurat bukan hanya sekedar tabungan biasa, sehingga dana darurat diperuntukkan untuk menjadi pegangan saat mendadak membutuhkan uang dalam nominal besar. Oleh karena itu, buatlah rekening terpisah untuk khusus menyimpan dana darurat milik anda. 

  1. Prioritaskan dana darurat

Bersikap bijaklah saat anda menentukan tujuan keuangan. Jika fokus kebutuhan anda saat ini adalah mempercepat pengumpulan dana darurat, maka utamakan alokasi anggaran untuk pos dana darurat tersebut. Tunda dulu keinginan anda untuk membeli barang atau memenuhi kebutuhan yang tidak bersifat prioritas. 

  1. Kurangi pengeluaran

Analisis pengeluaran juga berpengaruh besar dengan menambah pengumpulan dari dana darurat. Evaluasikan dan tinjau lagi apa saja pengeluaran anda selama ini, dan tentukan mana yang benar-benar penting dan mana yang bisa anda kurangi. Dana yang sebelumnya dipakai untuk hal yang kurang bermanfaat dapat dialihkan untuk menambah pemasukan dari dana darurat. 

  1. Cari penghasilan tambahan

Saat ini memiliki side hustle menjadi semakin penting, saat hanya mengandalkan gaji membuat dana darurat cepat goyah. Misalnya saat terjadi PHK mendadak, anda bisa kehilangan pemasukan utama untuk dana darurat. Dengan mencari alternatif penghasilan di luar jam kerja, seperti berjualan online atau mengambil proyek di waktu luang bisa anda gunakan untuk menjadi pemasukan tambahan agar mempercepat terkumpulnya dana darurat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore