
Ilustrasi seseorang yang tampak kelelahan berbicara dengan teman di sofa rumah. (Freepik)
JawaPos.com - Mengatakan "ya" untuk semua permintaan sering kali terasa lebih mudah daripada berterus terang dengan jawaban "tidak". Namun, kebiasaan ini dapat mengorbankan waktu, energi, dan kesejahteraan diri kita sendiri. Sebenarnya, ada alasan psikologis yang mendasari kesulitan ini.
Orang-orang yang sulit menolak permintaan orang lain cenderung menunjukkan pola perilaku tertentu, seperti yang diungkap oleh studi psikologi.
Melansir dari geediting.com Rabu (5/11), mengenali perilaku ini adalah langkah awal untuk membangun batasan yang lebih sehat. Berikut ini delapan perilaku yang sering ditampilkan oleh mereka yang kesulitan mengatakan "tidak".
1. Ketakutan Mendalam akan Konflik
Mereka yang menghindari konflik cenderung setuju dengan permintaan orang lain, meskipun itu memberatkan. Mereka lebih memilih mengorbankan kebutuhan diri sendiri daripada menghadapi potensi ketegangan. Bagi mereka, ketenangan sesaat lebih berharga daripada berkonfrontasi.
2. Empati yang Terlalu Tinggi
Orang-orang ini memiliki tingkat empati yang tinggi, membuat mereka sangat merasakan kesulitan orang lain. Akibatnya, mereka merasa berkewajiban untuk membantu siapapun yang meminta tolong. Ini adalah sisi baik yang justru bisa menjadi bumerang.
3. Hasrat Besar Mendapat Pengakuan
Keinginan untuk diterima dan disukai oleh orang lain adalah pendorong utama mereka selalu berkata "ya". Mereka percaya bahwa dengan selalu membantu, mereka akan dinilai sebagai orang yang baik. Persetujuan orang lain menjadi validasi diri mereka.
4. Sifat Mengasuh yang Kuat
Mereka memiliki kecenderungan alami untuk mengasuh dan merawat orang-orang di sekitar mereka. Peran sebagai penjaga sering membuat mereka merasa bertanggung jawab atas masalah orang lain. Ini adalah kebiasaan yang sulit dihentikan.
5. Berjuang Melawan Rasa Bersalah
Rasa bersalah muncul sebelum penolakan itu diucapkan, membuat mereka cepat mengalah pada permintaan. Mereka membayangkan skenario terburuk jika menolak. Mereka tidak ingin dianggap sebagai teman atau kolega yang buruk.
6. Cenderung Ingin Menyenangkan Orang Lain (People Pleaser)
Perilaku ini berakar pada ketidakamanan dan kebutuhan untuk mendapatkan kepastian emosional dari orang lain. Mereka menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri. Ini dilakukan demi menjaga keharmonisan hubungan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022