
Ilustrasi seorang pria melihat keluar jendela rumah, matanya terlihat kesedihan dan kelelahan yang dalam. (Freepik)
JawaPos.com - Sering kali kita melihat seorang pria yang tampak baik-baik saja, dengan karier stabil dan kehidupan sosial yang lumayan, namun ada sesuatu yang terasa janggal.
Kenyataannya, banyak pria terampil dalam menyembunyikan rasa sakit dan beban emosional mereka dari dunia luar. Secara budaya, pria sering dididik untuk memikul, menyelesaikan, atau membungkam semua masalahnya sendiri.
Oleh karena itu, tanda-tanda ketidakbahagiaan yang mendalam sering kali muncul dalam bentuk yang sangat halus, dan penting untuk memperhatikannya.
Melansir dari Geediting.com, mengenali pola-pola ini dapat menjadi dorongan untuk bertanya dan membuka ruang bagi kejujuran yang tulus. Berikut ini adalah sembilan pola perilaku yang mengisyaratkan ketidakbahagiaan mendalam.
1. Iritabilitas Menggantikan Kesedihan
Banyak pria tidak menunjukkan kesedihan melalui tangisan, melainkan melalui luapan amarah kecil yang tidak proporsional. Ketidaknyamanan sepele dapat memicu reaksi berlebihan. Kemarahan terasa lebih aman daripada menunjukkan kerentanan emosional.
2. Menarik Diri tapi Rutinitas Tetap Sama
Saat merasa tidak bahagia, pria sering masuk ke mode "permukaan saja" dalam kesehariannya. Mereka hadir dalam pertemuan, namun berhenti menyumbangkan ide orisinal. Mereka tetap menjaga kerangka kehidupan sambil diam-diam menarik diri dari esensinya.
3. Bekerja Menjadi Tempat Persembunyian
Bekerja berlebihan sering kali terlihat seperti dedikasi, padahal bisa jadi ini adalah sebuah penyamaran. Mengejar jam kerja ekstra dan obsesi akan kesempurnaan bisa menjadi cara menghindari perasaan yang menunggu di keheningan. Produktivitas tinggi justru menjadi strategi menghindari menghadapi perasaan.
4. Mencari Mati Rasa daripada Keterbukaan
Ketika tidak merasa aman untuk berbagi perasaan, seseorang akan mencari pengalih perhatian. Ini bisa berupa peningkatan konsumsi minuman beralkohol. Bisa juga dalam bentuk kecanduan scrolling media sosial hingga larut malam.
5. Pola Tidur Mulai Berantakan
Tidur sering menjadi hal pertama yang menunjukkan adanya tekanan emosional yang berat. Beberapa pria sulit tertidur karena pikiran terus berputar tiada henti. Lainnya justru tidur berlebihan, namun bangun dalam keadaan tetap merasa lelah.
6. Kehilangan Minat pada Hal yang Disukai
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022