
Ilustrasi kojic acid/asam kojic (Freepik)
JawaPos.com - Di tengah derasnya arus tren kecantikan, kojic acid atau asam kojic mulai mencuri perhatian sebagai salah satu bahan andalan dalam produk perawatan kulit. Menurut Avoskin, kojic acid sering muncul sebagai kandungan dalam serum, krim, masker, maupun sabun yang diklaim bersifat mencerahkan kulit. Untuk sebagian orang, penggunaan kojic acid menjadi harapan baru dalam meratakan warna kulit dan memudarkan noda gelap.
Sumber lain dari MS Glow juga menyoroti bahwa kojic acid dapat diaplikasikan pada kulit wajah untuk membantu memperbaiki tampilan kulit yang kusam dan tidak merata. Dengan popularitas yang tumbuh, banyak konsumen yang mulai mempertanyakan apakah klaim-klaim tersebut benar-benar berdasar.
Namun demikian, seperti halnya bahan aktif lainnya, manfaat kojic acid tak sepenuhnya mutlak untuk semua jenis kulit. Penting bagi pengguna untuk memahami cara kerjanya serta batasan-batasan yang mungkin muncul.
Berikut 5 manfaat kojic acid untuk kulit:
1. Mencerahkan Kulit dengan Menghambat Produksi Melanin
Kojic acid bekerja dengan cara menghambat enzim tirosinase, yang berperan dalam produksi melanin. Dengan menurunnya aktivitas tirosinase, pembentukan melanin juga berkurang, sehingga kulit tampak lebih cerah.
2. Menghilangkan Hiperpigmentasi dan Noda Gelap
Salah satu manfaat yang sering disebut adalah kemampuannya dalam memudarkan flek hitam, bekas jerawat, maupun noda penuaan. Karena ia membantu mengurangi produksi melanin di area yang berlebih, noda kulit cenderung tampak memudar setelah penggunaan yang konsisten.
3. Efek Antibakteri Ringan
Walaupun tidak sekuat antibiotik, kojic acid memiliki sifat antibakteri yang bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Ini menjadikannya tambahan yang berguna dalam formulasi skincare untuk kulit berjerawat atau rentan bakteri.
4. Membantu Melawan Melasma
Untuk kondisi bercak gelap yang luas seperti melasma, kojic acid sering dipakai dalam kombinasi dengan bahan lain seperti hidrokuinon atau retinoid agar hasilnya lebih efektif. Dengan kombinasi ini, pigmentasi yang menempel lebih dalam bisa diurai secara bertahap.
5. Menghambat pertumbuhan jamur (antijamur)
Selain melawan bakteri, kojic acid juga diklaim memiliki efek terhadap jamur. Ia dapat membantu dalam menghambat beberapa jenis jamur tertentu, sehingga dalam beberapa kasus dapat digunakan sebagai bagian dari pengobatan untuk infeksi jamur ringan pada kulit.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
