
Ilustrasi jerawat yang tidak kunjung Sembuh, akibat kebiasaan buruk yang terus dilakukan. (Freepik)
JawaPos.com - Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dialami, terutama oleh para remaja.
Banyak orang sudah berusaha melakukan berbagai cara untuk mengatasinya, mulai dari memakai skincare dengan benar hingga menjaga pola tidur yang teratur. Namun, jerawat tetap saja muncul, bahkan tak jarang makin parah.
Menurut dokter estetika, dr. Kamilah Jaidi, penyebabnya sering kali bukan karena produk skincare yang salah. Melainkan karena kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru memperparah kondisi kulit.
Berikut 3 kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar bisa memperparah jerawat, dilansir dari YouTube dr. Kamilah Jaidi.
Sarung bantal merupakan tempat yang mudah tertempel debu, minyak, dan bakteri dari wajah maupun rambut. Jika sarung bantal jarang dicuci, kotoran tersebut bisa berpindah kembali ke kulit wajah dan memicu timbulnya jerawat.
“Idealnya, sarung bantal diganti minimal satu minggu sekali. Gunakan bahan yang menyerap keringat seperti katun agar kulit tidak lembap dan mudah berjerawat,” jelas dr. Kamila.
Menurut dr. Kamila, banyak orang tidak menyadari bahwa sarung bantal yang jarang diganti bisa menjadi sumber utama munculnya jerawat di area pipi atau rahang.
Keringat dan minyak yang menempel setiap malam akan menumpuk dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Karena itu, menjaga kebersihan tempat tidur sama pentingnya dengan membersihkan wajah setiap hari.
Remaja dan orang dewasa muda sering kali memiliki kebiasaan ngemil makanan tinggi gula, lemak, atau produk olahan susu.
“Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit, sedangkan lemak membuat tekstur minyak menjadi lebih kental sehingga mudah menyumbat pori-pori,” ujar dr. Kamila. Akibatnya, produksi sebum meningkat dan jerawat pun makin sulit diatasi.
Selain itu, kandungan hormon dalam produk olahan susu juga bisa memperburuk jerawat. Oleh karena itu, dr. Kamila menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan manis dan berlemak, serta menggantinya dengan asupan buah dan sayuran segar yang banyak serat serta vitamin.
Pola makan seimbang membantu mengontrol produksi minyak dan mempercepat proses regenerasi pada kulit.
Di era serba digital saat ini, banyak remaja lebih sering duduk berjam-jam di depan layar ponsel atau komputer. Padahal, kurangnya aktivitas fisik dapat menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan pori-pori tersumbat.
“Ketika tubuh jarang bergerak, keringat yang seharusnya membantu mengeluarkan kotoran dari kulit tidak keluar. Akibatnya, pori-pori tidak bisa bernapas dan mudah muncul jerawat,” ujar dr. Kamila.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022