
Ilustrasi wajah seseorang menunjukkan kebingungan dan ekspresi cemas, menggambarkan kesulitan dalam pemikiran atau emosi. (pixabay)
JawaPos.com - Kebanyakan orang langsung mengaitkan demensia dengan masalah kehilangan daya ingat sebagai gejala utamanya. Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya tepat. Padahal, ada beberapa gejala non-memori yang muncul lebih awal dan sering terlewatkan. Tanda-tanda ini dapat sangat halus sehingga kita menganggapnya sebagai bagian dari penuaan biasa.
Melansir dari Geediting.com Kamis (2/10), penting sekali untuk menyadari adanya tanda-tanda non-memori ini. Memahami hal ini dapat membantu deteksi dini dan intervensi yang tepat bagi yang membutuhkan. Mari kita cermati delapan tanda awal demensia yang tidak berhubungan dengan ingatan.
1. Perubahan Halus Suasana Hati atau Kepribadian
Perubahan kepribadian yang perlahan-lahan terjadi sering menjadi tanda awal yang terabaikan. Seseorang mungkin menjadi lebih cemas, mudah tersinggung, atau bahkan menunjukkan tanda-tanda depresi. Perubahan ini dapat terjadi bertahap, dan penderitanya sendiri sering tidak menyadarinya.
2. Kesulitan Menemukan Kata yang Tepat
Penderita demensia dini mungkin mulai sering terhenti di tengah kalimat. Mereka berjuang keras untuk menemukan kata yang ingin diucapkan saat berkomunikasi. Padahal, percakapan yang dulu mengalir lancar kini menjadi tugas yang menantang.
3. Kesulitan dalam Pemikiran Abstrak
Ini bukan hanya tentang lupa letak dompet, tetapi kesulitan memahami konsep-konsep. Contohnya, mereka mungkin bingung bahwa selembar uang bernilai tertentu dapat ditukar dengan barang. Hal ini menunjukkan dampak penyakit pada kognitif yang lebih luas.
4. Kesulitan Menyelesaikan Tugas yang Dikenal
Melakukan tugas-tugas harian yang sudah akrab dapat menjadi semakin sulit bagi mereka. Ini melibatkan kesulitan mengikuti urutan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Ini melampaui lupa dan menyentuh kemampuan eksekutif otak.
5. Menjadi Kurang Bersosialisasi
Orang yang tadinya sangat ramah dan suka bergaul mungkin mulai menarik diri dari aktivitas sosial. Mereka menghindari pertemuan karena merasa kewalahan atau sulit mengikuti percakapan. Perubahan ini merupakan indikator penting yang menunjukkan mereka mulai terputus dari dunia sosial.
6. Sering Salah Menaruh Barang Secara Tidak Logis
Seseorang bisa saja menaruh barang di tempat yang sama sekali tidak masuk akal. Ini menunjukkan adanya perjuangan otak dalam mengelola kesadaran spasial dan penempatan barang yang logis. Fenomena ini bukanlah sekadar lupa sederhana.
7. Perubahan dalam Penampilan dan Kebersihan Pribadi
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022