Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 20.45 WIB

10 Ciri Perilaku Orang Berpura-pura Menyukai Kamu, Tapi Sebenarnya Membencimu

ciri perilaku orang berpura-pura menyukai, tapi sebenarnya membenci. (Freepik/ freepik) - Image

ciri perilaku orang berpura-pura menyukai, tapi sebenarnya membenci. (Freepik/ freepik)

JawaPos.com – Kepribadian seseorang sering kali tersamar dalam perilaku yang tampak menyukai, padahal sebenarnya menyimpan rasa membenci.

Banyak orang menunjukkan perilaku ramah seolah menyukai kamu, tetapi kepribadian aslinya justru penuh membenci.

Perilaku berpura-pura menyukai biasanya terlihat dari kepribadian yang tidak konsisten antara sikap dan ucapan.

Dalam hubungan sosial, kepribadian tertentu bisa menampilkan perilaku seakan menyukai meski hatinya membenci.

Menyukai dan membenci menjadi dua sisi kepribadian yang kadang hadir bersamaan dalam perilaku yang penuh kepura-puraan.

Dilansir dari geediting.com pada Kamis (25/9), bahwa ada sepuluh ciri perilaku orang berpura-pura menyukai, tapi sebenarnya membenci.

  1. Senyuman yang tidak sampai ke mata

Senyuman asli atau yang dikenal sebagai senyuman Duchenne akan menerangi seluruh wajah seseorang.

Ketika seseorang tersenyum tulus, sudut mulut terangkat dan mata secara alami menyipit dengan kehangatan. Namun ketika seseorang berpura-pura, senyuman hanya berhenti di bibir saja.

Kamu akan menemukan ketegangan dalam ekspresi mereka atau kilasan ketidaknyamanan yang menghilang secepat kemunculannya.

  1. Respons yang pendek dan umum

Orang yang benar-benar tertarik pada kehadiranmu cenderung terlibat dengan rasa ingin tahu.

Mereka mengajukan pertanyaan lanjutan, menambahkan cerita pribadi, dan menjaga percakapan tetap mengalir. Ketika mereka diam-diam merasa terganggu, kata-kata mereka menjadi sangat minim.

Kamu mungkin sering mendengar jawaban seperti "Ya, benar sekali," "Uh-huh," atau "Oke" yang bertindak sebagai pengisi sopan namun menandakan kurangnya investasi nyata dalam apa yang kamu katakan.

  1. Menciptakan jarak fisik

Bahasa tubuh seringkali berbicara lebih keras daripada kata-kata. Ketika seseorang menyukai kehadiranmu, mereka secara alami akan condong ke depan, mengarahkan tubuh mereka ke arahmu, dan mempertahankan kedekatan yang nyaman.

Namun jika mereka berpura-pura, kamu akan melihat pergeseran halus menjauh seperti menyilangkan lengan, bersandar ke belakang, atau meletakkan benda seperti cangkir kopi atau ponsel di antara kamu dan mereka.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore