
Ilustrasi sebuah meja makan yang berantakan setelah selesai makan, dengan serbet yang tidak digunakan dan sisa makanan berserakan. (Freepik)
JawaPos.com - Saat makan di restoran, etiket makan menjadi lebih dari sekadar aturan kaku. Cara seseorang membawa diri dapat mengungkapkan banyak hal tentang bagaimana mereka dibesarkan. Ada beberapa kebiasaan yang secara tidak sengaja dapat menunjukkan kurangnya etika, kelas sosial, dan sopan santun.
Melansir dari Geediting.com, mengamati kebiasaan ini dapat menjadi petunjuk. Mengenalinya bisa membantu kita memahami pentingnya menghormati ruang sosial bersama. Mari kita pelajari lebih lanjut delapan kebiasaan ini.
1. Kebiasaan Mengabaikan Serbet
Kebiasaan ini adalah tanda pertama yang mudah terlihat. Seseorang yang tidak menggunakan serbet sama sekali dapat terlihat kurang memahami etiket. Mereka mungkin tidak tahu serbet harus diletakkan di pangkuan.
2. Kekacauan Penggunaan Peralatan Makan
Satu di antara tanda yang jelas adalah cara seseorang memegang peralatan makan. Terlihat kikuk atau salah menggunakannya adalah petunjuk bahwa etiket makan tidak diajarkan secara ketat. Mengetahui cara memegang pisau dan garpu adalah hal dasar.
3. Berbicara dengan Suara Keras
Berbicara terlalu keras di restoran adalah kesalahan umum yang menunjukkan kurangnya sopan santun. Perilaku ini dapat mengganggu kenyamanan pelanggan lain di sekitarnya. Di Jepang, berbicara keras di tempat umum dianggap sangat tidak sopan.
4. Menguasai Meja dengan Gadget
Di era digital ini, banyak orang terpaku pada layar ponselnya. Namun, terus-menerus bermain gadget di meja makan menunjukkan kurangnya perhatian. Hal ini dapat menghina lawan bicara Anda yang hadir.
5. Kekacauan Sisa Makanan
Perilaku ini mengacu pada kebiasaan meninggalkan sisa makanan dan piring yang berantakan. Ini menunjukkan kurangnya pertimbangan dan rasa hormat terhadap staf restoran. Membiarkan meja kotor dapat memperlambat pekerjaan mereka.
6. Terlalu Sopan Berlebihan
Meskipun mengejutkan, bersikap terlalu sopan dapat menunjukkan kurangnya etiket yang tepat. Seseorang yang secara berlebihan berterima kasih atau menggunakan formalitas tidak perlu bisa terlihat tidak tulus. Mereka mungkin berusaha keras tampil berkelas, menutupi kurangnya sopan santun.
7. Petunjuk Terkait Uang Tip

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
