Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 23.40 WIB

Perempuan yang Puas dengan Pria Berkualitas Rendah, Biasanya Mengabaikan 8 Tanda Bahaya Ini

Perempuan yang hidup dengan pria berkualitas rendah. (freepik) - Image

Perempuan yang hidup dengan pria berkualitas rendah. (freepik)

JawaPos.Com - Dalam hubungan asmara, banyak orang masih terjebak pada rasa takut akan kesendirian. 

Atau, banyak perempuan yang berkeyakinan bahwa mereka tidak bisa menemukan pasangan yang lebih baik dari pria yang saat ini sedang bersamanya.

Akibatnya, mereka bertahan dengan pria yang sebenarnya tidak membawa kebahagiaan, bahkan cenderung merugikan secara emosional. 

Faktanya, hal ini masih sering kali terjadi karena tanda-tanda bahaya (red flags) yang diabaikan begitu saja.

Bagi perempuan yang puas dengan pria berkualitas rendah atau tidak setara, biasanya mereka akan mengabaikan banyak tanda bahaya berikut ini.

Seperti dilansir dari Geediting.com, setidaknya ada delapan tanda bahaya yang kerap tidak disadari oleh orang yang akhirnya puas dengan pria berkualitas rendah

Padahal jika tanda-tanda ini dikenali sejak awal, seseorang bisa menghindari hubungan yang melelahkan dan justru membuka peluang untuk menemukan pasangan yang lebih sehat dan membahagiakan.

Selengkapnya, berikut penjelasan mengenai delapan tanda bahaya tersebut menurut psikologi hubungan.

1. Kurangnya Rasa Hormat

Untuk diketahui, rasa hormat adalah fondasi dalam sebuah hubungan. Pria yang tidak menghargai pasangannya biasanya akan menunjukkan sikap meremehkan.

Alih-alih menghargai pasangan, mereka justru lebih sering mengabaikan pendapat, atau bahkan memperlakukan pasangannya dengan kasar secara verbal maupun nonverbal.

Ketika seseorang memilih untuk tetap bertahan, itu berarti mereka mengabaikan tanda bahwa hubungan tersebut tidak sehat. 

Psikologi menyebutkan bahwa hubungan tanpa rasa hormat akan berakhir dengan rendahnya harga diri dan meningkatnya konflik.

2. Komunikasi yang Buruk

Komunikasi adalah jembatan utama untuk menjaga keintiman. Pria berkualitas rendah biasanya enggan membicarakan perasaan, tidak terbuka soal masalah, atau bahkan cenderung menghindari percakapan penting.

Sayangnya, banyak orang menormalisasi kondisi ini dengan berpikir bahwa "dia hanya pendiam" atau "memang karakternya begitu." 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore