
Ilustrasi masa pensiun bahagia. (pexels)
JawaPos.Com - Masa pensiun bisa menjadi fase kehidupan yang indah bila dipersiapkan dengan matang.
Akan tetapi, masa pensiun juga bisa menjadi masa penuh kekecewaan bila terjebak dalam mitos yang menyesatkan.
Ya, masa pensiun sering kali dibayangkan sebagai fase hidup yang penuh ketenangan, kebebasan, dan kebahagiaan.
Banyak orang berangan-angan bahwa setelah berhenti bekerja, hidup akan terasa lebih ringan tanpa beban pekerjaan dan target harian.
Namun, dalam kenyataannya, tidak semua harapan tentang masa pensiun berjalan sesuai ekspektasi.
Sebagaimana dikutip Jawa Pos dari Geediting.com, disebitkan terdapat sejumlah mitos pensiun yang sering dipercaya banyak orang, namun justru bisa berakhir dengan kekecewaan besar.
Agar Anda bisa mempersiapkan masa pensiun dengan penuh kebahagiaan, artikel ini akan membahas secara mendalam enam mitos tersebut, serta bagaimana cara menghadapinya agar masa pensiun tetap berkualitas, sehat, dan sejahtera.
1. Merasa Bahagia Usai Tidak Bekerja
Banyak orang mengira berhenti bekerja otomatis akan membawa kebahagiaan. Padahal, pekerjaan bukan hanya soal gaji, tetapi juga identitas, rutinitas, dan interaksi sosial.
Setelah pensiun, hilangnya struktur hidup sehari-hari sering membuat sebagian orang merasa hampa atau kehilangan arah.
Dari perspektif psikologi, masa transisi ke pensiun bisa memicu post-retirement depression jika seseorang tidak menyiapkan kegiatan bermakna pengganti pekerjaan.
Oleh karena itu, penting bagi calon pensiunan untuk merencanakan aktivitas baru, seperti relawan, menekuni hobi, atau bahkan usaha kecil yang tetap memberi rasa produktif.
2. Membutuhkan Sedikit Uang di Masa Pensiun
Ada asumsi bahwa setelah pensiun, pengeluaran akan jauh berkurang karena tidak perlu lagi biaya transportasi atau pakaian kerja.
Faktanya, banyak orang justru mengalami pengeluaran yang meningkat, terutama untuk kebutuhan kesehatan, liburan, atau aktivitas sosial.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
