Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 00.42 WIB

Jika Anda Percaya 6 Mitos Ini di Masa Pensiun, Bersiaplah untuk Kecewa

Ilustrasi masa pensiun bahagia. (pexels) - Image

Ilustrasi masa pensiun bahagia. (pexels)

JawaPos.Com - Masa pensiun bisa menjadi fase kehidupan yang indah bila dipersiapkan dengan matang. 

Akan tetapi, masa pensiun juga bisa menjadi masa penuh kekecewaan bila terjebak dalam mitos yang menyesatkan.

Ya, masa pensiun sering kali dibayangkan sebagai fase hidup yang penuh ketenangan, kebebasan, dan kebahagiaan. 

Banyak orang berangan-angan bahwa setelah berhenti bekerja, hidup akan terasa lebih ringan tanpa beban pekerjaan dan target harian. 

Namun, dalam kenyataannya, tidak semua harapan tentang masa pensiun berjalan sesuai ekspektasi.

Sebagaimana dikutip Jawa Pos dari Geediting.com, disebitkan terdapat sejumlah mitos pensiun yang sering dipercaya banyak orang, namun justru bisa berakhir dengan kekecewaan besar. 

Agar Anda bisa mempersiapkan masa pensiun dengan penuh kebahagiaan, artikel ini akan membahas secara mendalam enam mitos tersebut, serta bagaimana cara menghadapinya agar masa pensiun tetap berkualitas, sehat, dan sejahtera. 

1. Merasa Bahagia Usai Tidak Bekerja

Banyak orang mengira berhenti bekerja otomatis akan membawa kebahagiaan. Padahal, pekerjaan bukan hanya soal gaji, tetapi juga identitas, rutinitas, dan interaksi sosial. 

Setelah pensiun, hilangnya struktur hidup sehari-hari sering membuat sebagian orang merasa hampa atau kehilangan arah.

Dari perspektif psikologi, masa transisi ke pensiun bisa memicu post-retirement depression jika seseorang tidak menyiapkan kegiatan bermakna pengganti pekerjaan. 

Oleh karena itu, penting bagi calon pensiunan untuk merencanakan aktivitas baru, seperti relawan, menekuni hobi, atau bahkan usaha kecil yang tetap memberi rasa produktif.

2. Membutuhkan Sedikit Uang di Masa Pensiun

Ada asumsi bahwa setelah pensiun, pengeluaran akan jauh berkurang karena tidak perlu lagi biaya transportasi atau pakaian kerja. 

Faktanya, banyak orang justru mengalami pengeluaran yang meningkat, terutama untuk kebutuhan kesehatan, liburan, atau aktivitas sosial.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore