Ilustrasi makanan sehari-hari penyebab kerutan dan penuaan dini (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Penuaan kulit sering dipercepat oleh pilihan makanan harian. Mengetahui jenis makanan yang dapat merusak kulit membantu menjaga wajah tetap segar lebih lama.
Pola makan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan tubuh, tetapi juga berdampak besar pada elastisitas kulit. Mengonsumsi makanan tertentu dapat mempercepat munculnya garis halus, kerutan, dan kulit kusam.
Menjaga kesehatan kulit sejak dini penting untuk menghindari kerusakan jangka panjang. Dengan mengontrol makanan yang masuk ke tubuh, proses penuaan bisa berjalan lebih lambat secara alami.
Berikut 5 makanan sehari-hari penyebab kerutan dan penuaan dini serta cara menggantinya secara lebih sehat dilansir dari laman Zee News, Kamis (11/9):
1. Batasi Konsumsi Gula Berlebih
Gula memicu proses glikasi yang merusak kolagen dan elastin sehingga kulit kehilangan kekenyalannya. Akibatnya, kerutan muncul lebih cepat dibanding kondisi normal.
Minuman manis, kue kering, dan permen adalah sumber gula tambahan paling umum. Kulit juga terlihat kusam karena peradangan meningkat.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
