
Ilustrasi seseorang yang sedang lembur.
JawaPos.com – Pada jangka waktu yang lama, lembur dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan mental bahkan fisik seseorang.
Kata “lembur” di kondisi ekonomi sekarang ini sudah menjadi hal yang lumrah untuk didengar oleh para pekerja profesional terlebih lagi korporat.
Namun, di balik anggapan itu, lembur yang terus-menerus justru menyimpan risiko besar. Tubuh kita sebenarnya punya batas, dan ketika batas itu dipaksa untuk terus dilewati, efek sampingnya bisa terasa di banyak aspek.
Baca Juga: Terbaik, Inilah 8 Kebiasaan dari Orang yang Tak Menyukaimu Namun Pura-pura Baik Menurut Psikologi
Dari sisi fisik, kurang tidur akibat jam kerja yang panjang bisa memicu kelelahan kronis, menurunkan daya tahan tubuh, hingga meningkatkan risiko penyakit serius seperti hipertensi atau gangguan jantung.
Menariknya, lembur juga dapat berefek buruk pada kesehatan mental juga. Fakta statistik penting berasal dari sebuah studi Inggris tahun 2011.
Studi ini menemukan bahwa bekerja lebih dari 55 jam per minggu meningkatkan risiko gejala depresi sebesar 17% dan gejala kecemasan sebesar 22% untuk setiap tambahan 10 jam kerja.
Tentunya hal ini sangat berbahaya pada kesehatan seseorang. Ingin tahu lebih lanjut? Simak penjelasan berikut.
1. Dampak Lembur pada Kesehatan Mental
Lembur dalam jangka panjang bukan hanya menguras tenaga, tetapi juga memberikan beban besar pada kesehatan mental pekerja.
Menurut meta-analisis Wong, Chan, dan Ngan (2019), jam kerja yang terlalu panjang berkaitan erat dengan meningkatnya risiko stres, depresi, kecemasan, serta gangguan kualitas tidur.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pekerja yang menghabiskan lebih dari 48–55 jam per minggu cenderung mengalami gejala depresi dan kecemasan lebih tinggi dibanding mereka yang bekerja dengan jam normal.
Bahkan, dalam studi di Jepang, individu yang bekerja antara 80 hingga hampir 100 jam per minggu memiliki risiko depresi yang meningkat hampir tiga hingga tujuh kali lipat dibanding mereka yang bekerja kurang dari 60 jam per minggu.
Tidak berhenti di situ, lembur juga seringkali memicu stres psikologis. Bekerja lebih dari 10 jam per hari atau melakukan lembur lebih dari 40 jam dalam sebulan terbukti menambah beban emosional.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
