Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 23.29 WIB

5 Hal yang Perlu Dilakukan Orang Tua Jika Ingin Terhubung Kembali dengan Anak Dewasa yang Kurang Dekat 

Ilustrasi seseorang yang kurang dekat dengan anak yang telah dewasa


JawaPos.com - Dalam perjalanan hidup, hubungan orang tua dan anak tidak selalu berjalan mulus. 

 
Ada kalanya komunikasi terputus, luka batin menganga, hingga membuat anak dewasa memilih menjauh. 
 
Kondisi ini tentu menyakitkan, baik bagi orang tua maupun anak. 
 
 
Namun, kabar baiknya, hubungan yang renggang bukan berarti tidak bisa dipulihkan. 
 
Masih ada ruang untuk rekonsiliasi, asalkan ada kerendahan hati, niat tulus, dan langkah yang tepat.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (2/9), terdapat lima hal penting yang perlu dilakukan orang tua jika ingin terhubung kembali dengan anak-anak dewasa mereka sebelum semuanya terlambat.
 
Baca Juga: Jika Anda Dapat Menjawab “Ya” untuk 8 Pertanyaan Ini, Anda Beruntung Memiliki Orang Tua yang Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi

1. Akui Rasa Bersalah, Jangan Menyangkal


Banyak hubungan retak karena orang tua sulit mengakui kesalahan. 
 
Padahal, bagi anak dewasa, pengakuan sederhana seperti “Ayah/Ibu sadar pernah menyakiti kamu” bisa menjadi pintu pertama menuju pemulihan. 
 
Mengabaikan atau membela diri hanya akan memperdalam jurang.

Mengakui rasa bersalah bukan berarti merendahkan diri, melainkan menunjukkan kedewasaan emosional dan keberanian untuk bertanggung jawab.
 
Anak dewasa sering kali lebih menghargai kejujuran ketimbang alasan panjang lebar.

2. Dengarkan Tanpa Menginterupsi


Salah satu kebutuhan terbesar anak yang merasa terasing adalah didengar. 
 
Mereka ingin orang tuanya memahami perspektif, luka, dan pengalaman mereka tanpa disela atau dihakimi.

Cobalah mendengarkan dengan penuh empati, tatap mata mereka, biarkan mereka meluapkan perasaan. 
 
Hindari kalimat defensif seperti, “Tapi itu semua demi kebaikanmu” atau “Kamu terlalu sensitif.” 
 
Validasi perasaan mereka terlebih dahulu, barulah kemudian berdialog.

3. Bangun Komunikasi dengan Sabar dan Konsisten


Hubungan yang retak tidak bisa pulih hanya dengan satu percakapan. 
 
Orang tua perlu sabar menumbuhkan kembali kepercayaan sedikit demi sedikit. 
 
Kirim pesan singkat, telepon ringan, atau ajak bertemu tanpa menuntut.

Yang terpenting adalah konsistensi. 
 
Anak dewasa akan menilai kesungguhan orang tua bukan dari kata-kata manis, tetapi dari tindakan nyata yang berulang. 
 
Jangan berharap perubahan instan; hubungan yang rusak membutuhkan waktu untuk disembuhkan.

4. Hargai Batasan Anak


Sering kali, alasan anak dewasa menjaga jarak adalah karena batasan mereka tidak dihormati di masa lalu. 
 
Kini, jika orang tua ingin kembali dekat, mereka harus belajar menghargai ruang pribadi anak.

Misalnya, jika anak tidak ingin membicarakan topik tertentu, jangan dipaksa.
 
Jika mereka ingin jeda waktu sebelum bertemu, berikan. 
 
Dengan menghormati batasan ini, orang tua justru memperlihatkan bahwa mereka telah berubah dan siap membangun hubungan yang lebih sehat.

5. Tunjukkan Kasih Sayang dengan Tindakan Nyata


Kata-kata memang penting, tetapi tindakan jauh lebih berbicara. 
 
Anak dewasa ingin merasakan kasih sayang yang nyata, bukan sekadar janji atau permintaan maaf yang diulang-ulang.

Tunjukkan perhatian kecil—mengingat ulang tahun, menanyakan kabar dengan tulus, atau sekadar hadir ketika mereka butuh. 
 
Jangan lakukan itu dengan harapan imbalan, tetapi lakukan sebagai bentuk cinta tanpa syarat. 
 
Dari sanalah perlahan-lahan kehangatan bisa kembali tumbuh.

Penutup: Jangan Tunggu Hingga Terlambat


Hubungan orang tua dan anak adalah salah satu ikatan paling kuat dalam hidup, namun juga bisa paling rapuh jika tidak dirawat.
 
Saat anak memilih menjauh, jangan langsung merasa putus asa. 
 
Masih ada peluang untuk memperbaikinya, selama ada ketulusan dan usaha nyata.

Yang terpenting, jangan menunda. Waktu tidak pernah bisa diputar kembali. 
 
Setiap percakapan, pelukan, dan maaf yang terucap hari ini bisa menjadi jembatan untuk menciptakan masa depan yang lebih hangat bersama anak-anak dewasa Anda.
 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore