Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 16.51 WIB

Sering Susah Tidur? Kenali Sleep Journal, Rahasia Sederhana untuk Atasi Insomnia dan Stres

Ilustrasi seseorang sedang melakukan aktivitas sleep journal sebelum tidur (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang sedang melakukan aktivitas sleep journal sebelum tidur (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang mengalami susah tidur akibat insomnia atau tingkat stress yang tinggi, tanpa menyadari pola hidup yang menjadi penyebabnya.

Salah satu cara sederhana namun efektif untuk memahami masalah tidur adalah dengan menggunakan sleep journal.

Melalui catatan ini, Anda bisa menelusuri kebiasaan harian, kualitas tidur, hingga faktor-faktor yang memengaruhi istirahat malam seperti konsumsi kafein, olahraga, atau aktivitas sebelum tidur.

Dengan sleep journal, Anda tidak hanya mengenali pola tidur positif dan negatif, tetapi juga menemukan solusi praktis untuk mengurangi insomnia dan mengelola stress agar tidur menjadi lebih nyenyak.

Apa Itu Sleep Journal?

Dilansir dari laman Healthline, sleep journal adalah catatan sederhana, baik fisik maupun digital, untuk merekam pola tidur dan faktor yang memengaruhinya, seperti konsumsi kafein, olahraga, hingga tingkat rasa kantuk.

Bentuknya bisa narasi harian, tabel, atau grafik sesuai kebutuhan. Beberapa lembaga seperti National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), National Sleep Foundation (NSF), dan American Academy of Sleep Medicine menyediakan template gratis untuk memudahkan pencatatan.

Jika ingin lebih praktis, Anda bisa memakai aplikasi atau perangkat wearable seperti OuraCalm, atau SleepWatch yang terbukti membantu menjaga konsistensi dalam melacak tidur.

Mengapa Membutuhkan Sleep Journal?

Menurut laman Sleep Foundation, sleep journal adalah alat penting untuk mengevaluasi kualitas tidur seseorang. Dokter sering meminta pasien mereka membuat catatan tidur, meskipun sebenarnya banyak orang juga bisa menggunakannya secara mandiri.

Dengan mencatat tidur setiap hari, sleep journal dapat membantu menghitung total waktu tidur, mengenali gangguan tidur, serta faktor lain yang memengaruhi kualitas istirahat.

Dari sini, kebiasaan yang memengaruhi tidur bisa diidentifikasi sehingga pola masalah tidur menjadi lebih jelas.

Bagi tenaga medis, data konkret dari sleep journal biasanya lebih akurat dibandingkan ingatan pasien yang sering kali tidak detail.

Selain itu, sleep journal juga kerap digunakan sebagai persiapan sebelum menjalani studi tidur khusus, karena catatan ini dapat meningkatkan validitas hasil tes dengan menunjukkan kestabilan pola tidur seseorang sebelumnya.

Bagaimana cara menggunakan Sleep Journal?

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore