Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 12.10 WIB

Deodoran vs Tawas, Mana yang Lebih Ampuh Atasi Bau Badan? Ini Perbedaan Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Ilustrasi seseorang yang hendak menggunakan deodorant spray (Dok.Freepik)

JawaPos.com - Bau badan sering kali membuat seseorang kurang percaya diri, terutama saat beraktivitas di luar rumah sepanjang hari. Banyak orang memilih menggunakan deodoran atau tawas sebagai solusi praktis untuk mengatasinya.

Keduanya memang dikenal mampu membantu mengurangi bau badan, secara umum sebenarnya deodoran dan tawas memiliki cara kerja yang berbeda, mulai dari kandungan bahannya hingga kegunaan yang diperoleh.

Karakteristik Deodoran serta Kelebihan dan Kekurangannya

Deodoran umumnya dibuat dari campuran berbagai bahan kimia, seperti triclosan atau etanol hingga garam aluminium yang sering digunakan sebagai antibakteri dan antiperspirant. 

Selain itu, deodoran biasanya dilengkapi dengan pewangi agar aroma tubuh terasa segar, serta pelembab seperti gliserin atau ekstrak lidah buaya untuk menjaga kelembutan kulit. 

Hadir dalam beragam bentuk dan kemasan membuat deodoran lebih praktis digunakan karena tidak hanya mencegah bau, tetapi juga memberikan aroma wangi dan rasa nyaman saat beraktivitas.

Namun bagi sebagian orang, kandungan bahan kimia dapat menyebabkan iritasi serta alergi. Kandungan garam aluminium pada beberapa jenis antiperspirant juga masih diperdebatkan karena berisiko juga digunakan dalam jangka panjang.

Dikutip dari Alodokter, tawas merupakan bongkahan batu kristal yang tersusun dari mineral potasium alum atau potasium aluminium sulfat. Mineral ini bersifat antiseptik yang bermanfaat untuk mencegah tumbuhnya kuman atau bakteri.

Tawas memiliki banyak manfaat untuk kulit. Berdasarkan studi dalam Journal of Clinic and Health Sciences menyebutkan, manfaat tawas adalah mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau badan pada bagian tubuh yang digunakan. 

Kandungan pada tawas yang alami diyakini lebih aman jika digunakan oleh orang yang memiliki kulit sensitif. Dikutip dari Halodoc, bahan alami pada tawas dapat membantu membersihkan sel kulit mati sehingga ketiak tampak lebih cerah.

Zaman dahulu tawas digunakan dengan cara ditumbuk halus sampai menjadi bubuk, lalu dicampur air hingga berbentuk seperti pasta dan tawas pun siap digunakan. Tawas kadang dicampur dengan air mawar untuk mengurangi baunya yang kurang sedap.

Pengolahan tawas di zaman sekarang sudah lebih modern dan praktis, produk antiperspirant berbahan dasar tawas sudah banyak diperjualbelikan di pasar dalam berbagai bentuk seperti kemasan spray atau lotion

Setelah memahami perbedaannya, Anda bisa lebih bijak dalam memilih produk mana yang paling sesuai dengan kebutuhan harian.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore