Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 21.03 WIB

Wajib Diperhatikan! 6 Penyebab Kamu Merasa Tidak Dicintai oleh Orang Lain dan Menjadi Rendah Diri

Ilustrasi penyebab kamu merasa tidak dicintai oleh orang lain (8photo/freepik.com) - Image

Ilustrasi penyebab kamu merasa tidak dicintai oleh orang lain (8photo/freepik.com)

JawaPos.com - Merasa tidak dicintai adalah emosi yang kompleks dan sering muncul dari berbagai pengalaman hidup, baik yang disadari maupun tidak. Banyak orang, di berbagai tahap kehidupan, pernah merasakan kesepian emosional ini dan penting untuk diingat bahwa kamu tidak sendirian dalam perasaan tersebut.

Perasaan ini dapat muncul karena banyak alasan, seperti kurangnya perhatian dari orang terdekat, pengalaman masa lalu yang menyakitkan, harapan yang tidak terpenuhi, atau perbandingan sosial yang membuat seseorang merasa kurang berharga. Dirangkum dari Very Well Mind, berikut ini beberapa penyebab kamu merasa tidak dicintai oleh orang lain dan menjadi rendah diri.

1. Depresi

Bagi seseorang yang sedang mengalami depresi, cara pandang terhadap diri sendiri dan dunia di sekitarnya bisa menjadi kabur dan tidak seimbang. Salah satu gejala umum dari depresi adalah munculnya distorsi kognitif yakni pola pikir negatif yang tidak didasarkan pada realitas, melainkan pada persepsi yang keliru dan sering kali menyakitkan.

Dalam kondisi ini, otak mampu membisikkan hal-hal yang tidak benar, seperti keyakinan bahwa kamu tidak pantas dicintai atau tidak berarti bagi orang lain. Pikiran-pikiran ini bukanlah cerminan dari siapa dirimu sebenarnya, melainkan efek dari gangguan emosional yang sedang dialami.

Memahami bahwa pikiran-pikiran negatif ini adalah bagian dari gejala depresi dapat membantumu dalam mengambil langkah untuk melawannya dan mulai membangun kembali rasa percaya diri serta kasih sayang terhadap diri sendiri.

2. Borderline personality disorder

Individu yang hidup dengan Borderline Personality Disorder (BPD) sering mengalami ketidakstabilan dalam cara mereka memandang diri sendiri. Perubahan drastis dalam persepsi diri ini bisa memicu perasaan bahwa mereka tidak dicintai, tidak berharga, atau bahkan ditinggalkan, meskipun realitasnya tidak selalu demikian.

Salah satu ciri khas dari BPD adalah pola pikir ekstrem yang dikenal sebagai splitting sebuah cara berpikir hitam-putih atau serba salah dan benar. Pola ini dapat membuat seseorang melihat diri mereka sebagai "sepenuhnya buruk" ketika menghadapi kegagalan kecil atau konflik, sehingga memperkuat keyakinan negatif terhadap diri sendiri dan menimbulkan emosi yang sangat intens.

Perasaan ini tidak hanya menyulitkan hubungan dengan orang lain, namun juga berdampak besar pada kesejahteraan emosional. Sayangnya, dengan bantuan profesional dan pendekatan terapeutik yang tepat, banyak orang dengan BPD dapat belajar mengenali distorsi ini dan membangun citra diri yang lebih stabil serta sehat.

3. Masalah keterikatan

Gaya keterikatan seseorang terbentuk sejak dini, terutama lewat hubungan awal dengan pengasuh atau orang tua. Pengalaman masa kecil ini memainkan peran penting dalam membentuk cara kita membangun hubungan di masa dewasa termasuk cara kita memandang diri sendiri dan nilai kasih sayang dari orang lain.

Bagi mereka yang tumbuh dengan pola keterikatan yang tidak aman, mungkin muncul keyakinan bahwa mereka tidak layak dicintai atau tidak pantas menerima perhatian emosional. Ketakutan akan penolakan, kecemasan berlebihan dalam hubungan, atau kesulitan mempercayai orang lain bisa menjadi bagian dari pola ini.

Meskipun gaya keterikatan terbentuk sejak masa kanak-kanak, bukan berarti hal itu tidak bisa diubah. Melalui kesadaran diri, hubungan yang sehat, dan dukungan psikologis, seseorang dapat mulai membangun kembali rasa aman dan keyakinan bahwa mereka memang layak dicintai dan dihargai.

4. Kekerasan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore