
Ilustrasi bau kaki. (www.freepik.com)
JawaPos.com - Bau kaki adalah masalah umum yang bisa dialami siapa saja. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut bromodosis. Salah satu pemicu utama bau kaki adalah keringat berlebih yang menumpuk di area kaki, sehingga memicu pertumbuhan bakteri di kulit. Bakteri inilah yang membuat kaki mengeluarkan aroma tidak sedap.
Menurut penjelasan dari laman Halodoc, selain keringat, infeksi jamur seperti “athlete’s foot” atau kaki atlet juga bisa memicu munculnya bau kaki. Infeksi ini biasanya terjadi saat kaki sering dalam kondisi lembap dan tidak dibersihkan dengan baik.
Sementara itu, Alodokter menyebutkan bahwa bau kaki memang bukan masalah medis yang serius. Tapi tetap saja, bau kaki bisa menurunkan rasa percaya diri dan bikin tidak nyaman, apalagi saat sedang berada di tempat umum seperti kantor, sekolah, atau kendaraan umum. Siapa yang tidak merasa malu kalau harus melepas sepatu di depan orang lain, lalu muncul aroma tak sedap?
Bau kaki bisa dipicu oleh berbagai kebiasaan, misalnya terlalu lama memakai sepatu tertutup, tidak mengganti kaus kaki, atau jarang mencuci kaki dengan benar. Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau kaki agar tidak makin parah?
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara menghilangkan bau kaki agar masalah ini tidak semakin mengganggu. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi bau kaki.
1. Gunakan Cuka untuk Merendam Kaki
Cuka dikenal punya kandungan asam yang cukup tinggi, sehingga bisa membunuh bakteri penyebab bau kaki. Anda cukup mencampurkan setengah gelas cuka ke dalam satu baskom air hangat, lalu rendam kaki selama 15 menit. Lakukan perawatan ini minimal satu kali dalam seminggu agar hasilnya terasa.
2. Pijat Kaki dengan Minyak Esensial
Selain bikin rileks, minyak esensial seperti lavender atau peppermint juga bisa membantu mengurangi bau tidak sedap pada kaki. Cukup oleskan beberapa tetes minyak ke telapak kaki lalu pijat perlahan selama beberapa menit. Selain membantu mengatasi bau kaki, cara ini juga bisa membuat tubuh terasa lebih segar setelah beraktivitas seharian.
3. Teh Celup Bekas
Jangan langsung buang teh celup yang sudah dipakai. Setelah dikeringkan, teh celup bekas bisa diselipkan ke dalam sepatu semalaman. Kandungan tanin dalam teh membantu menyerap kelembapan dan bau tidak sedap, membuat sepatu terasa lebih segar saat dipakai kembali keesokan harinya.
4. Rutin Potong Kuku atau Lakukan Pedicure
Bau kaki bisa juga muncul dari kuku yang panjang dan kotor. Agar kebersihan kaki tetap terjaga, biasakan untuk memotong kuku secara rutin. Kalau ingin lebih maksimal, Anda juga bisa sesekali melakukan pedicure agar kuku dan kulit di sekitar kaki tetap bersih serta bebas kuman.
5. Gunakan Air Lemon untuk Merendam Kaki
Lemon memiliki sifat antibakteri yang baik untuk membantu menghilangkan bau tidak sedap. Campurkan air perasan dari sekitar enam buah lemon ke dalam baskom berisi air hangat. Rendam kaki selama kurang lebih 15 menit. Selain mengurangi bau, aroma lemon yang segar juga membuat kaki terasa lebih nyaman.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
