Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 20.39 WIB

Membongkar 8 Pola Hubungan Halus pada Orang dengan Masalah Komitmen

Ilustrasi dua orang yang saling membelakangi, dengan jarak di antara mereka, menggambarkan ketidakmampuan untuk sepenuhnya terhubung dalam hubungan./Freepik - Image

Ilustrasi dua orang yang saling membelakangi, dengan jarak di antara mereka, menggambarkan ketidakmampuan untuk sepenuhnya terhubung dalam hubungan./Freepik

JawaPos.com - Memahami seseorang dengan masalah komitmen seringkali terasa membingungkan dan frustrasi.

Perilaku mereka bisa berubah-ubah, membuat kita bertanya-tanya tentang niat sebenarnya. Namun, ada pola-pola tertentu yang kerap muncul.

Melansir dari Geediting.com Selasa (29/7), orang dengan masalah komitmen sering menampilkan delapan pola halus dalam hubungan mereka.

Mengenali tanda-tanda ini dapat membantu kita menavigasi dinamika hubungan yang rumit ini. Mari kita selami lebih dalam ciri-ciri tersebut.

1. Perilaku Panas-Dingin yang Tidak Konsisten

Pola pertama yang sering terlihat adalah sikap yang berubah-ubah secara drastis. Satu waktu, mereka sangat terhubung dan penuh perhatian, lalu berikutnya menjadi jauh dan tidak tertarik. Perilaku panas-dingin ini bisa membuat bingung pasangan mereka.

Sikap inkonsisten ini sering menyembunyikan masalah komitmen yang lebih dalam. Ini menciptakan ketidakpastian dan ketidaknyamanan dalam hubungan yang sedang berjalan.

2. Menghindari Perencanaan Masa Depan

Orang dengan masalah komitmen sering menghindari diskusi atau rencana jangka panjang. Mereka mungkin mengubah topik pembicaraan atau memberikan jawaban yang tidak jelas. Ini adalah upaya untuk tidak terikat pada rencana masa depan.

Penghindaran ini berasal dari ketakutan akan terikat atau kehilangan kebebasan pribadinya. Mereka khawatir hubungan akan membatasi pilihan hidup mereka.

3. Kurangnya Kerentanan Emosional

Mereka seringkali kesulitan dalam menunjukkan kerentanan emosional mereka kepada pasangan. Orang ini cenderung menyimpan perasaan di dalam diri dan menghindari percakapan mendalam. Kurangnya keterbukaan ini menjadi penghalang kedekatan.

Penelitian menunjukkan bahwa ketakutan akan kerentanan berhubungan dengan rasa tidak aman. Ini juga terkait erat dengan ketakutan akan penolakan dari orang lain.

4. Preferensi Hubungan Kasual

Orang dengan masalah komitmen cenderung lebih menyukai hubungan yang tidak terikat. Mereka menikmati kebersamaan dan keintiman, namun menghindari tanggung jawab yang datang dengan komitmen. Mereka mungkin lebih suka menjaga semuanya tetap tidak jelas.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore