
Ilustrasi. (Pexels.com)
JawaPos.com - Banyak orang menahan diri dari beristirahat padahal sudah kelelahan karena merasa belum “pantas”. Dan anehnya, ini terasa wajar. Padahal, pola ini sering kali tidak dimulai di usia dewasa, tapi ditanam sejak kecil.
Berikut adalah sembilan pengalaman masa kecil yang bisa membuat seseorang percaya bahwa waktu luang harus dibayar dengan produktivitas, seperti dilansir dari VegOut.
1. Pujian Bersyarat yang Disamarkan Sebagai Cinta
“Kamu boleh nonton TV setelah ngerjain PR.”
Sekilas, kalimat itu terdengar normal. Tapi bagi anak-anak, itu adalah pelajaran bawah sadar: relaksasi hanya diberikan kepada mereka yang produktif.
Jika pujian dan perhatian hanya datang saat nilai bagus, tujuan tercapai, atau kamar bersih, maka cinta terasa seperti hadiah, bukan hak. Anak tumbuh menjadi dewasa yang mengejar validasi nonstop bahkan lewat email tengah malam.
Seperti kata Dr. Gabor Maté, trauma bukan soal apa yang terjadi padamu, tapi apa yang terjadi dalam dirimu sebagai hasilnya. Dan dalam hal ini, luka batinnya: nilai diri = output.
2. Tumbuh di Rumah yang Tidak Pernah Tenang
Jika semua orang dewasa di rumah selalu sibuk, anak-anak akan menyimpulkan: diam = absen dari kehidupan.
Hasilnya? Pola kerja yang tak pernah putus. Rapat demi rapat, to-do list tanpa akhir. Tubuh bisa kelelahan, tapi pikiran terus lari maraton karena tidak tahu cara berhenti.
3. Tanggung Jawab Orang Dewasa yang Datang Terlalu Dini
Entah itu mengganti popok adik atau jadi penerjemah tagihan untuk orang tua, peran orang dewasa yang terlalu cepat diemban disebut parentifikasi.
Memang, itu bisa menumbuhkan tanggung jawab. Tapi juga mengajarkan satu hal berbahaya: “Orang lain dulu, aku nanti.” Dan sayangnya, “nanti” jarang datang.
4. Hidup dalam Bayang-Bayang Kekurangan
Kalau kalimat “Kita tidak mampu beli itu” jadi soundtrack masa kecil, maka segala bentuk kenikmatan—termasuk istirahat—terasa seperti kemewahan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
