
Ilustrasi petani teh memanen daun tencha sebagai bahan utama matcha premium. (dok. Freepik)
JawaPos.com - Jepang sebagai produsen utama matcha di dunia kini menghadapi tekanan serius akibat gelombang panas ekstrem yang merusak tanaman teh.
Suhu tinggi memperburuk hasil panen daun tencha (bahan dasar matcha), hingga turun 25 persen di wilayah Kyoto. Situasi ini membuat harga matcha melonjak hingga 170% dibanding tahun lalu.
Harga bubuk matcha kini mencapai ¥8.235 per kilogram, naik tajam dari sebelumnya ¥4.862. Kenaikan ini juga dipicu oleh permintaan global yang terus meningkat.
Data dari Kementerian Pertanian Jepang yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa ekspor teh hijau Jepang meningkat 25% sepanjang 2024. Namun, perluasan lahan tak bisa segera menjawab permintaan karena tanaman teh butuh waktu lima tahun untuk bisa dipanen.
Proses produksi matcha yang rumit turut menambah tekanan. Menurut Jade Leaf Matcha, situs edukasi dan penjualan matcha organik asal AS, daun teh yang digunakan untuk matcha ditanam di bawah naungan selama beberapa minggu sebelum dikukus, dikeringkan, lalu digiling perlahan menggunakan batu granit, dalam satu jam hanya bisa menghasilkan 30 gram bubuk matcha.
Sementara itu, Matcha.com, platform yang fokus pada teh hijau, menyebut China juga mulai mengekspor matcha.
Namun sebagian besar produksinya digunakan untuk konsumsi dalam negeri. Karena fokus pada efisiensi, rasa dan kualitasnya sering kali tidak menyamai standar rasa umami halus dari matcha Jepang. Berikut 7 fakta menarik di balik matcha, si teh hijau premium:
1. Panen Hanya Sekali Setahun
Matcha berkualitas tinggi hanya dipanen saat musim semi, dan dari pucuk daun teh termuda.
2. Dibutuhkan 1 Jam untuk Menggiling 30 Gram
Penggilingan lambat menggunakan batu granit menjaga suhu tetap rendah agar zat aktif tidak rusak.
3. Dikonsumsi Secara Utuh
Berbeda dari teh biasa, matcha dikonsumsi bersama seluruh bagian daun dalam bentuk bubuk.
4. Cita Rasa Umami Khas Jepang
Matcha asli dari Uji dan Kyoto dikenal memiliki rasa lembut, tidak pahit, dan kaya rasa umami.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022