Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 23.49 WIB

Tidak Selalu Berakhir Baik, Ini 5 Alasan untuk Stop Berusaha Membantu Semua Orang!

Ilustrasi stop. (Pexels)

JawaPos.com - Menjadi orang yang baik tentunya adalah keinginan semua orang. Bisa membantu dan mempermudah hidup orang lain merupakan sesuatu yang baik untuk dilakukan.

Akan tetapi, berusaha membantu semua orang bisa menjadi beban tersendiri bagi diri kamu. Berusaha membantu semua orang berarti mengerahkan segala sumber daya mulai dari waktu, tenaga sampai keuangan.

Apabila kamu merasa mampu dari berbagai aspek tersebut, sah-sah saja bagi kamu untuk berusaha membantu orang lain. Namun bagi yang tidak, berusaha membantu orang lain bisa jadi beban yang sebenarnya tidak harus dipikul.

Hal ini bisa memberatkan kamu dari segi waktu, tenaga, finansial bahkan kesehatan mental. Kamu bisa kelelahan dan merasa keberatan atas masalah yang bukan milikmu sendiri.

Kamu bisa menghentikan dan mengubah diri untuk bisa hidup lebih normal seperti biasanya. DIkutip dari Tiny Buddha dan Observer, berikut ini merupakan 5 alasan stop berusaha membantu semua orang:

1. Identitas Diri Menghilang

Alasan pertama untuk stop berusaha membantu semua orang adalah identitas diri kamu bisa menghilang. Ketika kamu mencoba untuk membantu semua orang, hampir seluruh tindakan dan perkataanmu dilakukan demi menyenangkan orang lain.

Mulai dari pilihan makanan ketika berkumpul, uang yang keluar dari kantongmu, tempat yang akan dituju dan masih banyak lagi. Pilihan-pilihan tersebut dibuat untuk membantu orang lain, bukan atas keinginan sendiri.

Hal ini menjadikan lambat laun kamu jadi kehilangan identitas. Kamu jadi tidak ingat kapan terakhir makan makanan kesukaan atau sekedar menonton film dengan santai. 

2. Menolong Jadi Melelahkan

Alasan kedua adalah hal ini bisa membuat menolong jadi melelahkan. Tolong menolong adalah salah satu tindakan mulia yang bisa membuat hati senang.

Setelah membantu seseorang, kamu bisa merasakan kedamaian hati dan juga pikiran lebih positif. Namun, jika kamu berusaha membantu semua orang sampai kewalahan, menolong jadi sesuatu yang melelahkan bagimu.

Hal ini bisa bermasalah karena menolong seharusnya adalah sesuatu yang menyenangkan. Persepsi kamu atas tindakan menolong bisa berubah setelah kamu berusaha untuk menolong dan menyenangkan semua orang.

3. Tidak Peduli Diri Sendiri

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore