
Ilustrasi cara menghentikan overthinking bagi kesehatan mental (benzoix/freepik.com)
JawaPos.com - Menghentikan kebiasaan overthinking bukanlah hal yang mudah apalagi jika kamu berjuang mengatasinya sendirian.
Bagi seseorang yang sudah lama terbiasa berpikir secara berlebihan, pola ini dapat terasa begitu alami, hingga tanpa disadari menjadi bagian dari cara berpikir sehari-hari. Justru karena sudah menjadi kebiasaan, kamu mungkin tidak menyadari bahwa pikiranmu terus berputar tanpa arah yang jelas.
Akibatnya, kamu terjebak dalam siklus keraguan, kekhawatiran, dan analisis yang berlebihan. Langkah awal untuk keluar dari kemelut ini adalah dengan meningkatkan kesadaran diri. Dirangkum dari Better Up, berikut ini beberapa cara menghentikan overthinking bagi kesehatan mental yang lebih baik, tanpa merasa khawatir berlebihan.
1. Tarik napas dalam-dalam
Cobalah pejamkan mata sejenak dan tarik napas perlahan. Saat kamu bernapas dalam, tubuh mendapatkan asupan oksigen yang lebih maksimal, yang kemudian mengirim sinyal ke otak untuk tenang. Proses ini mengaktifkan sistem saraf parasimpatik bagian dari sistem saraf yang bertugas menenangkan tubuh usai mengalami stres, membantu kita beristirahat dan mencerna.
Berbeda dengan sistem saraf simpatik yang memicu respons lawan atau lari ketika kita merasa terancam, aktivasi saraf parasimpatik justru membawa efek sebaliknya, yakni tubuh lebih rileks, pikiran menjadi lebih jernih, dan emosi yang meletup perlahan mereda.
Melalui latihan pernapasan yang teratur dan meditasi sederhana, kamu dapat secara alami menenangkan sistem saraf, meredakan kecemasan, serta mengurai kekacauan pikiran yang sering datang tanpa diundang. Ini menjadi cara praktis dan mudah dijalani demi menjaga kesehatan mental dan meningkatkan keseimbangan emosional dalam keseharianmu.
2. Temukan pengalih perhatian
Tidak semua orang bisa langsung merasa tenang hanya dengan teknik pernapasan dan itu sangat wajar. Jika kamu merasa pikiran tetap aktif meski sudah mencoba relaksasi, mungkin saatnya mencari cara lain mengalihkan perhatian.
Mengalihkan fokus sejenak dari pikiran yang mengganggu bisa sangat membantu menurunkan tingkat stres dan memberikan ruang bagi otak bernapas. Gangguan kecil seperti membaca buku, berjalan kaki, mendengarkan musik, atau menyusun puzzle bisa menjadi jeda mental yang dibutuhkan.
Aktivitas ini memungkinkan otak beristirahat dari kekacauan pikiran yang terus berulang. Jangan khawatir apabila sulit untuk memulainya cobalah menetapkan batas waktu sederhana. Misalnya, beri dirimu izin membaca hanya 15 menit. Sering kali, hanya butuh beberapa menit sebelum kamu mulai larut dalam kegiatan tersebut.
3. Akui keberhasilanmu
Tak peduli seberapa besar atau kecil pencapaianmu, setiap keberhasilan layak memperoleh pengakuan. Memberi diri waktu merayakan setiap langkah maju baik itu menyelesaikan tugas, mencapai target kecil, atau hanya mampu melewati hari yang sulit dapat menumbuhkan pola pikir yang lebih positif.
Ketika kamu terbiasa merayakan pencapaian, bahkan yang sederhana sekalipun, dirimu mulai melatih otak untuk fokus pada kemajuan, bukan kegagalan. Keadaan ini sangat membantu, terutama saat pikiran cenderung terpaku pada apa yang salah atau tidak sesuai harapan.
Akan tetapi di sisi lain, jangan lupa untuk bersikap lembut pada diri sendiri saat mengalami kemunduran. Kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses tumbuh. Lihatlah kesalahan sebagai peluang belajar, bukan sebagai cerminan nilai dirimu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
