Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 20.02 WIB

Jangan Abaikan! Ini Tanda-tanda Skincare Tidak Cocok di Kulit Anda

Kulit wajah mengalami iritasi setelah penggunaan produk skincare yang tidak cocok - Image

Kulit wajah mengalami iritasi setelah penggunaan produk skincare yang tidak cocok

JawaPos.com – Tren perawatan kulit semakin berkembang pesat. Banyak orang berlomba-lomba mencoba berbagai produk skincare, dari yang murah hingga yang berharga jutaan rupiah.

Namun, tidak semua produk cocok di kulit setiap individu. Sering kali, kulit justru menunjukkan reaksi negatif karena ketidakcocokan bahan aktif dalam produk yang digunakan.

Menurut Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology 2024, sekitar 35 persen kasus iritasi kulit disebabkan oleh reaksi terhadap bahan tertentu dalam skincare, terutama asam kuat seperti AHA, BHA, retinoid, hingga pewangi sintetis.

Reaksi kulit saat mencoba skincare baru sangat bervariasi. Penting untuk memahami apakah reaksi tersebut merupakan purging, breakout, atau reaksi yang wajar berdasarkan kandungan produk

“Ada beberapa tanda yang menunjukkan kita tidak cocok dengan produk skincare tertentu, seperti breakout dan beruntusan. Memahami tanda ini sangat penting untuk perawatan kulit,” jelas dr. Kamilah Jaidi, MARS, Dipl. AAAM dalam kanal YouTube miliknya @dr.kamilajaidi.

Membaca kandungan produk skincare sebelum digunakan dapat menghindari reaksi yang tidak diinginkan.

Berikut beberapa tanda paling umum bahwa skincare yang Anda gunakan tidak cocok dengan kulit:

Kemerahan dan rasa terbakar
Jika kulit terasa panas atau terlihat merah setelah pemakaian, ini bisa jadi tanda iritasi. Jangan anggap ini sebagai reaksi normal awal. Bisa saja itu tanda penolakan bahan tertentu.

“Penggunaan serum dengan AH, BHA, atau turunan vitamin A dapat menyebabkan jerawat jika tidak cocok. Jika muncul kemerahan atau sensasi terbakar, hentikan produk tersebut segera,” jelas dr. Kamilah.

Kulit mengelupas dan kering berlebihan
Meski beberapa bahan aktif seperti retinol memang menyebabkan pengelupasan ringan, jika berlangsung lama dan parah, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.

Munculnya jerawat baru atau breakout
Produk tidak cocok bisa menyumbat pori atau mengganggu keseimbangan minyak alami, memicu jerawat atau bruntusan yang tidak biasa.

“Ketika menggunakan produk skincare baru, penting untuk memulai dengan dosis rendah dan frekuensi rendah agar kulit dapat beradaptasi dengan baik. Jika muncul jerawat, evaluasi kecocokan produk dengan jenis kulit kamu,” tambahnya.

Rasa gatal, perih, atau panas
Ini adalah reaksi tubuh terhadap zat yang dianggap asing. Jika semakin parah, segera hentikan pemakaian.

Bengkak atau ruam
Ini bisa jadi reaksi alergi. Jika disertai sesak napas atau pusing, segera cari pertolongan medis.

Menurut jurnal Dermatologic Therapy 2023, kulit yang cenderung sensitif dan kering lebih rentan mengalami iritasi saat mencoba skincare baru.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore