
Tips Jitu Melawan Sikap Silent Treatment (Pexels)
JawaPos.com – Bentuk respon pasangan ketika sedang menghadapi konflik bisa bermacam-macam. Ada yang meluapkan kata hati, namun beberapa orang justru memilih bungkam serta menutup semua jalur komunikasi alias silent treatment.
Menghindari penyelesaian masalah tak akan membuat konflik mereda, tapi justru bakal merusak sebuah hubungan. Menurut Dr. Emily Mayfield seorang psikolog, mengatakan dalam YouTube-nya yakni Mindset Therapy PLLC bahwa silent treatment sering dilakukan oleh orang narsistik sebagai alat kontrol serta manipulasi.
Lebih lanjut sang psikolog menjelaskan mengenai silent treatment yang menggunakan gaya komunikasi pasif agresif. Tujuan seseorang melakukan ini tidak lain untuk menghukum pasangan.
Orang narsistik yang memilih silent treatment akan berdiam diri sebagai bentuk protes, tanpa memberikan penjelasan agar pasangannay merasa bersalah. Walaupn sebenarnya pasangan tidak bebruat kesalahan dan hanya melakukan hal yang tidak disukai. Lantas, pasangan apa bertanya-tanya tentang ‘dosa’ yang telah dia perbuat.
Satu atau dua kali mendapatkan silent treatment, mungkin kamu masih bisa menahannya. Bagaimana jika hal ini terus berulang? Kamu akan merasakan kelelahan emosional. Jadi, sudah saatnya kamu melakukan perlawanan tanpa banyak bicara.
Berikut ini, ada tiga tips jitu dari Dr. Emily Mayfield guna menghadapi silent treatment.
1. Jangan Minta Maaf Kalau Merasa Tidak Salah
Mungkin ungkapan bijaksana mengatakan bahwa ‘minta maaf bukan berarti kalah’. Tapi ketika berhadapan dengan seseorang yang sedang melakukan silent treatment, sebaiknya kamu menahan diri apabila memang merasa tidak salah.
Kalau kamu selalu tunduk untuk mengucap maaf terlebih dahulu tanpa alasan jelas dan sebenarnya pun kamu tidak melakukan kesalahan, ini hanya membuat dia semakin yakin bahwa kamu adalah sumber masalah.
Imbasnya, Trik silent treatment akan dilakukan lagi dan lagi olehnya. Tentu kamu tidak ingin merasa lelah berkepanjangan oleh sikapnya, bukan?
2. Jangan Balas Dengan Silent Treatment Juga
Bersikap normal seperti tidak ada apa-apa. Kamu tidak perlu memohon-mohon untuk mendapatkan maaf, tapi juga jangan tunjukkan bahwa kami terganggu hingga melakukan trik serupa.
Ingat orang narsistik minim empati sekaligus selalu ingin merasa benar. Saat dia sadar kamu terusik dengan sikapnya, dia justru merasa menang.
3. Jangan Terlibat Sama Sekali
Tidak perlu meminta penjelasan, tidak perlu memaksanya bicara, atau bahkan mengomentari sikap bungkamnya. Dia sedang berusaha mengendalikan kamu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
