
Ilustrasi ketika muncul kecemasan (anxiety) dan intuisi. (Freepik)
JawaPos.com - Seringkali kita merasakan hal yang mengganjal atau akan ada suatu hal yang salah terjadi. Saat mengalami hal tersebut, biasanya muncul rasa sesak di ulu hati, napas menjadi pendek, dan muncul bayangan-bayangan akan hal buruk yang akan menimpa kita.
Tentunya hal tersebut membuat kita semakin merasa cemas, banyak orang yang mengatakan jika itu adalah kecemasan (anxiety). Namun, bagaimana jika perasaan tersebut bukan hanya sekadar kecemasan, melainkan sebuah intuisi?
Dilansir dari Glamour Magazine, banyak orang yang sering menyalahartikan antara kecemasan (anxiety) dan intuisi. Hal tersebut memang sangat wajar karena intuisi sendiri merupakan perasaan naluriah ketika seseorang mengetahui sesuatu, bahkan terkadang sebelum hal itu terjadi.
Maka tak heran jika banyak orang yang salah mengartikan intuisi sebagai kecemasan. Tetapi, kecemasan dan intuisi biasanya saling bertolak belakang.
Kecemasan meyakinkan seseorang bahwa sesuatu yang buruk akan datang yang menimbulkan rasa mendesak dan rasa takut, sedangkan intuisi bersifat halus, tenang, dan netral.
Lantas bagaimana cara kita membedakan antara kecemasan dan intuisi? Berikut tim JawaPos.com rangkumkan beberapa cara membedakan kecemasan dan intuisi.
Periksa respon fisik tubuh saat merasakan hal yang mengganjal. Biasanya jika merasakan suatu hal, tubuh kita akan merespon dengan menunjukkan beberapa gejala.
Saat kecemasan (anxiety) muncul, biasanya memicu gejala fisiologis seperti jantung berdebar dengan kencang, telapak tangan berkeringat, perasaan sesak di dada, hingga tubuh panas dingin.
Sedikit mirip dengan kecemasan (anxiety), ketika intuisi muncul tubuh mengalami beberapa gejala fisiologis yang sama, tetapi perasaan yang dirasakan cenderung lebih tenang.
Perhatikan kapan kita mendapatkan perasaan mengganjal tersebut. Intuisi biasanya muncul dalam waktu singkat dan meskipun mengganggu, perasaan yang muncul itu tidak berulang dan menjadi kekhawatiran.
Sedangkan kecemasan (anxiety) terjadi dalam waktu yang lama dan berulang, sehingga membuat kita cemas dan terganggu.
Periksa seperti apa yang sebenarnya dirasakan, karena dorongan intuitif biasanya terasa lembut dan meyakinkan, meskipun itu menuntun kepada sesuatu yang asing.
Sedangkan kecemasan sering kali disertai dengan rasa takut, ngeri, dan khawatir yang sangat mengganggu dan membebani pikiran kita.
Cobalah untuk tidak meragukan diri kita sendiri. Intuisi sering kali muncul sebagai kilasan cepat atau sebuah firasat sebelum suatu hal terjadi.
Kilasan cepat tersebut akan mulai muncul secara berkala jika diabaikan, tetapi tidak sampai pada titik rasa sakit atau mengganggu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
