
seseorang yang selalu bersikap baik. (Freepik/tirachardz)
JawaPos.com - Di mata banyak orang, seseorang yang selalu bersikap baik terlihat seperti pribadi yang luar biasa. Mereka tidak pernah marah, jarang menolak permintaan orang lain, selalu menjaga perasaan, dan hampir tidak pernah terlibat konflik. Mereka terlihat tenang, sabar, dan penuh empati.
Namun menurut psikologi, tidak semua kebaikan muncul dari ketulusan yang sehat. Dalam banyak kasus, kebiasaan untuk selalu bersikap baik dalam setiap situasi justru lahir dari rasa takut akan konflik.
Konflik bukan hanya berarti pertengkaran besar. Dalam psikologi, konflik bisa berupa hal sederhana seperti berkata “tidak”, mengungkapkan ketidaksetujuan, atau mempertahankan batasan diri. Orang yang terlalu baik sering kali menghindari hal-hal tersebut karena ada ketakutan yang bekerja di bawah sadar.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat enam rasa takut yang sering menjadi alasan mengapa seseorang selalu bersikap baik, bahkan ketika dirinya sebenarnya tidak nyaman.
1. Takut Tidak Disukai Orang Lain
Ini adalah alasan paling umum. Banyak orang belajar sejak kecil bahwa diterima itu berarti disukai. Ketika seseorang pernah merasa ditolak, diabaikan, atau dikritik terlalu keras, otaknya mulai menghubungkan konflik dengan kehilangan kasih sayang.
Akibatnya, ia tumbuh menjadi pribadi yang selalu berusaha menyenangkan semua orang.
Orang seperti ini biasanya:
Selalu mengatakan “iya” meskipun sebenarnya tidak mau
Sulit menolak permintaan teman, pasangan, atau keluarga
Merasa cemas jika ada orang yang terlihat kecewa padanya
Lebih memilih mengorbankan dirinya daripada membuat orang lain tidak nyaman
Yang menarik, mereka bukan tidak punya pendapat. Mereka hanya takut pendapat itu membuat orang lain menjauh.
2. Takut Terlihat Sebagai Orang Jahat
Beberapa orang memiliki keyakinan dalam dirinya bahwa orang baik tidak boleh membuat orang lain kesal. Jadi ketika mereka harus berkata jujur atau tegas, muncul perasaan bersalah yang sangat kuat.
Mereka takut jika:
Orang lain menganggap mereka egois
Mereka terlihat tidak peduli
Mereka dinilai kasar atau tidak sopan
Mereka dianggap berubah menjadi orang yang buruk
Padahal dalam psikologi, bersikap tegas bukan berarti jahat. Tetapi bagi orang yang sangat menghindari konflik, perbedaan antara “jujur” dan “menyakiti orang lain” terasa sangat tipis.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
