Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 13.24 WIB

Deretan Makanan Paling Berbahaya di Kulkas Anda! Waspada, Ini Bisa Mengancam Kesehatan!

ilustrasi Makanan Paling Berbahaya di Kulkas Anda! Waspada, Ini Bisa Mengancam Kesehatan! / freepik - Image

ilustrasi Makanan Paling Berbahaya di Kulkas Anda! Waspada, Ini Bisa Mengancam Kesehatan! / freepik

JawaPos.com - Kulkas adalah tempat penyimpanan makanan yang sering dianggap sebagai zona aman dari bakteri dan kontaminasi. Setiap hari, berbagai bahan makanan dan sisa makanan masuk ke dalamnya dengan harapan tetap segar lebih lama.

Namun, tanpa disadari, kulkas juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Dari ayam mentah yang meneteskan cairan hingga nasi yang tampak biasa saja, ada banyak ancaman tersembunyi di dalam kulkas Anda!

Dilansir dari laman huffpost.com, menurut para ahli risiko keracunan makanan bisa datang dari makanan yang disimpan terlalu lama, tidak ditutup dengan benar, atau bahkan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Makanan berprotein tinggi seperti daging, susu, keju, dan telur menjadi sasaran utama bakteri patogen.

Begitu pula dengan sayuran segar, terutama yang dikemas dalam plastik dan tidak dicuci dengan benar.

Bahkan nasi yang sudah matang pun bisa berbahaya jika tidak disimpan dengan baik. Jadi, bagaimana cara menghindari ancaman ini?

Mari kita telusuri makanan-makanan yang paling berisiko di kulkas Anda dan bagaimana cara menyimpannya dengan aman agar kesehatan tetap terjaga!

Makanan Berprotein Tinggi: Sarang Bakteri Berbahaya

Daging, ikan, susu, keju lunak, dan telur adalah makanan favorit bagi bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Listeria. Daging olahan dan unggas "siap santap" juga memiliki risiko tinggi karena dapat terkontaminasi selama pemrosesan. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan makanan ini pada suhu yang benar dan segera mengonsumsinya sebelum melewati batas aman.

Tips Penyimpanan:
Simpan daging mentah di rak bawah untuk mencegah cairan menetes ke makanan lain.
Gunakan wadah tertutup rapat agar bakteri tidak menyebar.
Konsumsi sebelum tanggal kedaluwarsa dan pastikan dipanaskan dengan suhu yang cukup sebelum dimakan.
Sayuran Segar: Tidak Selalu Sehat Jika Tidak Dicuci!

Sayuran berdaun hijau, jamur, dan kecambah sering kali mengandung bakteri yang berasal dari tanah atau proses pengemasan. Jika tidak dicuci dengan benar, risiko kontaminasi semakin tinggi.

Tips Penyimpanan:
Cuci dan keringkan sayuran sebelum menyimpannya.
Gunakan sikat khusus untuk membersihkan bagian luar sayuran berkulit keras.
Simpan di wadah yang bersih dan pastikan tidak terlalu lembap agar tidak cepat membusuk.
Nasi Matang: Ancaman Bacillus Cereus yang Tak Terlihat

Nasi yang sudah dimasak bisa menjadi tempat berkembangnya Bacillus cereus, bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan jika dibiarkan pada suhu ruangan terlalu lama. Bahayanya, nasi yang sudah terkontaminasi sering kali tidak menunjukkan tanda-tanda basi!

Tips Penyimpanan:
Dinginkan nasi segera setelah tidak lagi panas.
Simpan di kulkas dalam wadah tertutup dan konsumsi dalam 24 jam.
Hindari memanaskan nasi lebih dari sekali.
Jangan Percaya Indera Penciuman!

Banyak orang percaya bahwa makanan yang masih berbau segar aman dikonsumsi. Padahal, bakteri seperti Salmonella dan Listeria tidak selalu mengubah bau, rasa, atau tampilan makanan. Meskipun makanan tampak baik-baik saja, bisa jadi sudah penuh dengan bakteri berbahaya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore