Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 03.09 WIB

Mengenal AHA, BHA dan PHA: 3 Bahan untuk Eksfoliasi yang Paling Mudah Ditemukan dan Apa Manfaatnya

Ilustrasi perempuan sedang mengaplikasikan produk perawatan wajah (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi perempuan sedang mengaplikasikan produk perawatan wajah (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sel kulit kita pada umumnya akan beregenerasi setiap bulannya. Namun beberapa faktor seperti paparan sinar matahari dan penuaan dapat memperlambat proses ini.

Karena itulah, kita dapat menggunakan produk-produk kecantikan untuk membantu proses eksfoliasi ini dengan lebih cepat. 

Ada dua macam produk eksfoliasi yang dapat kita temukan: fisik dan kimia. Untuk perawatan wajah, disarankan untuk memilih eksfoliasi kimia. 

Dilansir dari Business Insider, produk eksfoliasi fisik terbuat dari partikel-partikel yang kasar seperti kacang giling, biji buah giling dan pecahan batu apung. Bahan-bahan ini kemudian digunakan sedang menggosokkannya ke kulit. 

Eksfoliasi kimia bekerja dengan menghancurkan hal-hal yang mengikat sel-sel kulit lama dan baru. Ketika berhasil terpisah, sel kulit lama ini dapat dibasuh dan dibersihkan sehingga sel kulit baru dapat terlihat.  

Karena semakin marak dan terkenalnya tahap eksfoliasi pada zaman modern ini, banyak perusahaan mengeluarkan produk-produk eksfoliasi mereka masing-masing. 

Namun, tidak semua orang awam mengetahui bahan-bahan apa yang seharusnya mereka gunakan dan hindari. 

Alpha Hydroxy Acid (AHA) 

Bahan ini meliputi asam glikolat, laktat, sitrat dan malat. Bahan ini seringkali didapatkan dari buah-buahan, namun juga dapat diproduksi secara sintetis. 

Bahan ini dapat dilarutkan oleh air dan dapat bekerja di permukaan kulit untuk memperbaiki teksturnya.

AHA dapat digunakan untuk meratakan warna kulit, meningkatkan kolagen, dan mengurangi kerutan pada wajah. 

Untuk menghindari iritasi pada kulit, disarankan untuk menggunakan produk yang mengandung konsentrasi AHA kurang dari 10 persen saja. 

Hal ini dikarenakan AHA dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi pada kulit kering dan sensitif. 

Beta Hydroxy Acid (BHA) 

BHA, contohnya asam salisilat dan tropik, adalah bahan yang dapat larut dalam minyak. Maka dari itu mereka dapat masuk ke dalam pori-pori kita sekaligus bekerja pada permukaan kulit kita. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore