Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Maret 2025 | 01.59 WIB

Bebas Insomnia! Kenali Perbedaan Brown, White, Pink, Purple, dan Grey Noise yang Bisa Membantumu Tidur Lelap

Ilustrasi seorang wanita yang sedang tertidur nyenyak. (Freepik). - Image

Ilustrasi seorang wanita yang sedang tertidur nyenyak. (Freepik).

Jawapos.com – Apakah Anda termasuk orang yang mengalami kesulitan untuk tertidur di malam hari? Kondisi tersebut dikenal dengan istilah insomnia, gangguan tidur yang biasanya membuat penderitanya sulit untuk memulai tidur bahkan bisa terjaga sepanjang malam.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkap, lebih dari 14% orang dewasa mengalami kesulitan tidur hampir setiap hari dan sekitar 30% mengalami gejala insomnia.

Faktor penyebabnya pun beragam, mulai dari gangguan kecemasan, kondisi kesehatan yang buruk, hingga lingkungan yang tidak nyaman.

Mendengarkan suara yang bisa meredam hiruk pikuk yang membuat Anda terjaga sepanjang malam mungkin bisa membantu Anda terlelap. Apakah Anda pernah mendengar istilah noise color atau warna suara?

Ada beberapa jenis noise color, di antaranya adalah white noise, brown noise, pink noise, purple/violet noise, dan grey noise. Banyak orang yang mengakui bahwa warna suara tersebut memiliki banyak kegunaan, seperti membantu produktivitas, relaksasi, hingga meningkatkan kualitas tidur.

Lantas, benarkah warna suara dapat membantu mengatasi insomnia dan bagaimana perbedaannya? Dilansir dari Women’s Health pada Jumat, (28/02), berikut penjelasannya.

White Noise

White noise adalah warna suara yang berisi kombinasi seluruh frekuensi yang dapat didengar telinga manusia pada spektrum suara, mulai dari 20 hertz (HZ) hingga 20.000 HZ.

White noise merupakan salah satu warna suara yang bisa kita temukan di kehidupan sehari-hari. Misalnya, suara kipas angin atau AC yang menyala, pembersih udara, penyedot debu, serta suara statis TV dan radio.

Dalam berbagai kesempatan, white noise digunakan untuk menutupi suara lain dari lingkungan sekitar, menenangkan pikiran (relaksasi), membantu insomnia, mengelola gejala ADHD, hingga membantu menenangkan bayi yang menangis.

Brown Noise

Dibandingkan dengan white noise, brown noise memiliki nada yang lebih dalam, hampir bergemuruh namun memiliki frekuensi yang rendah. Warna suara satu ini juga sering disebut sebagai brownian noise.

Brown noise terdengar seperti suara guntur di kejauhan, suara angin atau hujan deras, serta deburan ombak. Warna suara ini cenderung lebih natural sehingga banyak yang berpendapat bahwa brown noise lebih menenangkan untuk didengar.

Pink Noise

Seperti white noise, pink noise juga berisikan kombinasi dari semua frekuensi. Namun, pink noise memiliki frekuensi yang lebih rendah dibandingkan white noise, membuatnya terdengar lebih lembut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore