
Ilustrasi suami merasa tersaingi sang istri. (pexels.com)
JawaPos.com–Kesuksesan istri seharusnya menjadi kebanggaan bagi pasangan. Namun, kenyataannya, tidak semua pria bisa menerimanya dengan lapang dada.
Beberapa justru merasa tersaingi ketika karir pasangannya melesat. Fenomena ini berkaitan dengan konsep toxic masculinity, di mana ekspektasi sosial menempatkan pria sebagai pihak yang harus lebih unggul dalam pencapaian profesional.
Dalam banyak kasus, pria yang merasa tersaingi tidak selalu menunjukkan tanda-tanda yang jelas. Namun, sifat tertentu bisa menjadi petunjuk bahwa mereka sedang berjuang menghadapi kesuksesan istri mereka. Apa saja? Dilansir dari laman Geediting.com pada Senin (17/2) berikut ini daftarnya!
Hidup bukanlah perlombaan, tetapi bagi sebagian pria, mungkin terasa seperti itu. Saat pasangannya mendapat promosi atau pekerjaan bergengsi, itu seharusnya menjadi momen bahagia bersama. Namun, pria yang merasa tersaingi bisa melihatnya sebagai ancaman.
Reaksi ini bisa muncul dalam bentuk dorongan untuk menyamai atau bahkan mengungguli keberhasilan pasangan. Mereka mungkin mulai lebih ambisius di tempat kerja, menekuni hobi baru yang bisa mereka kuasai, atau mencari validasi dari aspek lain dalam hidup.
Meskipun bersikap kompetitif itu wajar, jika hal itu mulai menutupi kegembiraan atas pencapaian istri, bisa jadi ada ketidakseimbangan yang perlu disadari.
Sebagian pria yang merasa tersaingi dengan kesuksesan istri bisa berusaha menunjukkan nilai diri mereka dengan cara lain. Salah satu bentuknya adalah dengan melakukan kompensasi berlebihan di rumah, seperti tiba-tiba menjadi sangat rajin dalam pekerjaan rumah tangga atau merasa perlu memegang kendali dalam urusan domestik.
Awalnya, ini mungkin terlihat seperti tanda dukungan. Namun, jika dilakukan dalam rangka membuktikan diri, bukan murni dari niat membantu, maka ini bisa menjadi bentuk respons psikologis terhadap perasaan tidak mampu dalam persaingan karier.
Penelitian menunjukkan bahwa harga diri pria lebih dipengaruhi oleh kesuksesan pasangannya dibandingkan harga diri perempuan terhadap kesuksesan pasangannya. Ini bisa menimbulkan perasaan tidak mampu yang akhirnya membuat mereka menarik diri.
Menarik diri bukan berarti mereka secara terang-terangan menunjukkan ketidaksenangan. Sebaliknya, mereka mungkin lebih sering menghindari percakapan tentang pekerjaan istri, menjadi lebih pendiam, atau tampak kehilangan semangat. Ini bukan tanda ketidakpedulian, melainkan pergulatan internal yang terjadi ketika mereka merasa kehilangan posisi dominan dalam hubungan.
Ketika seorang pria merasa tersaingi dengan kesuksesan istri, kritik bisa menjadi senjata utama. Tiba-tiba, mereka memiliki banyak pendapat tentang kebiasaan kerja istrinya, rekan kerjanya, jadwalnya. Apa pun yang sedikit berhubungan dengan karirnya.
Hal ini bukan karena mereka benar-benar percaya bahwa istri mereka melakukan kesalahan. Lebih dari itu, ini adalah mekanisme pertahanan yang digunakan untuk meredakan perasaan tidak nyaman. Dengan mengkritik, mereka berusaha meremehkan pencapaian pasangannya agar dampaknya terhadap harga diri mereka tidak terasa terlalu besar.
Alih-alih memberi selamat atau bertanya tentang hari kerja istri mereka, pria yang merasa tersaingi cenderung menghindari topik tersebut sama sekali. Bagi mereka, mendengar tentang pencapaian istri bisa terasa seperti pengingat bahwa mereka tertinggal dalam perlombaan karir.
Ketika percakapan tentang pekerjaan istri menjadi sesuatu yang dihindari atau hanya ditanggapi dengan komentar singkat, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang bergumul dengan rasa tersaingi.
Mungkin terdengar baik jika seorang pria ingin membantu atau memberi nasihat tentang pekerjaan istrinya. Namun, jika ini dilakukan secara berlebihan, bisa jadi ada motif tersembunyi di baliknya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
