
3 Frasa yang Menurut Psikolog Digunakan Pasangan Paling Cerdas Saat Berkonflik./Freepik.
JawaPos.com - Penting untuk mengetahui apa yang harus Anda katakan dan lakukan saat terjadi konflik, jadi berhati-hatilah dengan apa yang Anda katakan.
Mengatakan "Aku mencintaimu!" kepada pasangan dianggap sebagai elemen terpenting untuk memperkuat hubungan Anda, terutama saat terjadi konflik.
Ide ini mungkin sudah ada sejak masa kanak-kanak kita, ketika orang tua kita terus-menerus mengatakan bahwa mereka mencintai kita, kini semakin populer.
Namun, mengatakan perasaan kasih sayang kita ini, hanyalah satu dari berbagai aspek dalam penyelesaian konflik.
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak, simak terus artikel yang dikutip dari Your Tango, Selasa (11/2) dibawah ini.
Berikut tiga frasa lain yang patut kita perhatikan dari pasangan paling cerdas saat mereka bertengkar, menurut psikolog.
1. 'Maafkan aku'
Cepat atau lambat kita akan melakukan kesalahan karena ketidaksempurnaan tertanam dalam diri manusia.
Dan ketika kesalahan dilakukan, biasanya orang terdekat kita, pasangan kita yang menanggung akibatnya.
Dalam situasi seperti itu, mengakui kesalahan adalah hal yang sangat perlu dilakukan selain menunjukkan bahwa kita mengerti bahwa kita telah menyebabkan rasa sakit.
Dan meskipun beberapa orang mungkin merasa sulit untuk mengungkapkan rasa penyesalan mereka, kalimat sederhana seperti "Saya minta maaf" lebih dari sekadar awal yang baik.
Terapis pasangan mengatakan bahwa sangat sering pasangan yang menyinggung pasangannya tidak setuju dengan persepsi pasangan yang terluka tentang situasi tersebut, dengan menyatakan bahwa niat mereka murni.
Hal ini menyebabkan konflik antara pasangan, dan pasangan tersebut menemukan diri mereka bertengkar tentang siapa yang salah dan siapa yang benar yang tentu saja tidak mengarah pada hasil yang positif.
Itulah mengapa meminta maaf itu penting! Hal ini memberikan pengakuan atas perasaan pasangan yang terluka dan menunjukkan upaya untuk memperbaiki kesalahan oleh orang yang melakukannya.
Dalam psikologi, ini disebut "upaya perbaikan" dan dilakukan untuk membantu membuat pasangan menyadari bahwa kita tidak bermaksud memaksakan hal negatif dan bahwa kita ingin meredakan situasi yang menegangkan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
