
Ilustrasi orang yang senang bekerja di kantor.
JawaPos.com - Setelah terjadinya pandemi covid-19 dan semakin canggihnya teknologi saat ini, sistem kerja pun banyak berubah. Terkhusus bagi mereka yang bekerja di bidang teknologi digital, bisa dilakukan lewat rumah, cafe, atau di manapun.
Beberapa di antara mereka yang nyaman dengan kesendirian, mungkin kerja dari rumah adalah pilihan terbaik, tapi kekurangannya adalah bisa kehilangan momen dengan rekan kerja atau komunikasi yang kurang efektif karena tidak tatap muka.
Melansir dari laman Small Biz Technology pada Jumat (07/02) orang yang lebih memilih kerja di kantor daripada di rumah, biasanya memiliki 9 perilaku ini :
1. Mereka akan berkembang pesat melalui sinergi tatap muka
Beberapa orang mendapatkan energi mereka dari berinteraksi dengan rekan kerja. Ada sesuatu tentang pertemuan spontan di mesin kopi, kabar terbaru di lorong, dan obrolan ringan selama waktu istirahat yang mencerahkan hari mereka.
Rasa haus akan interaksi langsung ini sering kali dapat dikaitkan dengan kepribadian yang ekstrovert atau cenderung sosial. Dalam psikologi, ekstrovert sangat erat kaitannya dengan pencarian rangsangan dari sumber eksternal (misalnya, orang). Kantor adalah tempat bermain yang sempurna untuk itu.
2. Menghargai pemisahan yang jelas antara pekerjaan dan rumah
Orang yang lebih menyukai kehidupan kantor biasanya menghargai adanya batasan yang sangat jelas, begitu mereka meninggalkan kantor, pekerjaan tetap di sana secara psikologis dan fisik.
Lingkungan kantor menjadi isyarat mental yang berkata "Baiklah, saatnya menyelesaikan pekerjaan." Dan ketika pulang di penghujung hari, mereka dapat keluar dari mode kerja dengan lebih mudah.
Hal ini sejalan dengan gagasan James Clear dalam bukunya Atomic Habits: “Lingkungan adalah tangan tak terlihat yang membentuk perilaku manusia.”
Ruang kerja khusus (kantor sungguhan) dapat menjadi tangan tak terlihat itu, yang memudahkan untuk fokus pada tugas dan kemudian melepaskan diri setelah hari kerja.
3. Memanfaatkan energi kelompok
Hal ini lebih tentang suasana sekitar tim yang bergerak daripada interaksi pribadi. Meskipun perangkat jarak jauh telah berkembang pesat, energi kelompok secara langsung sulit ditiru.
Jika kamu adalah tipe orang yang lebih produktif ketika mendengar orang lain mengetik atau melihat mereka bertukar pikiran di papan tulis di dekatmu, kamu mungkin termasuk dalam kelompok ini.
4. Menghargai umpan balik langsung

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
