Ilustrasi foto selfie yang diunggah di media sosial yang memperlihatkan sisi narsis seseorang (freepik)
JawaPos.com - Memutuskan hubungan dengan seorang narsisis itu sulit, tetapi benar-benar bergerak maju—baik secara emosional maupun mental—adalah tantangan yang lebih besar. Dan ketika mereka menyadari bahwa kamu tidak lagi berada di bawah kendali mereka, mereka tidak akan menerima kenyataan tersebut dengan mudah.
Seorang narsisis hidup dengan kekuasaan, perhatian, dan pengaruh emosional. Jadi, ketika mereka melihat bahwa kamu sudah sembuh dan melepaskan diri, mereka akan berusaha keras untuk kembali mengendalikan situasi dengan cara apapun yang mereka bisa.
Namun, orang yang cerdas akan menyadari taktik ini sebagai upaya putus asa untuk menarikmu kembali. Begitu kamu tahu apa yang harus diwaspadai, lebih mudah untuk tetap kuat dan menjaga jarak.
Dilansir dari laman geediting, Kamis (06/02), berikut adalah 7 tindakan yang sering dilakukan narsisis ketika mereka menyadari kamu sudah move on secara emosional, dan mengapa kamu tidak boleh terjebak dalam taktik mereka:
Mereka Tiba-tiba Bersikap Sempurna
Saat pertama kali, mereka mungkin terlihat seperti telah berubah. Mereka akan mengatakan semua hal yang benar, membuat janji besar, dan bertindak seperti orang yang selalu kamu harapkan. Namun, ini adalah taktik narsisis yang dikenal dengan istilah hoovering—seperti vacuum cleaner yang berusaha menarikmu kembali. Jangan tertipu, karena perubahan sejati memerlukan waktu dan usaha. Jika perubahan mereka terjadi dalam semalam, itu hanya manipulasi belaka.
Mereka Mencoba Membuatmu Merasa Bersalah
Setelah kamu memutuskan hubungan, narsisis biasanya mulai mengirim pesan-pesan yang bertujuan membuatmu merasa bersalah. Mereka akan mencoba merombak sejarah agar mereka tampak sebagai korban dan kamu sebagai pelakunya. Ingat, kamu tidak berutang apa pun kepada mereka—terutama bukan kedamaian batinmu.
Mereka Tiba-Tiba Mulai Berkencan dengan Seseorang yang Baru Narsisis seringkali menunjukkan hubungan baru di media sosial untuk membangkitkan kecemburuan. Ini bukan tentang melanjutkan hidup, melainkan tentang menunjukkan kepada kamu bahwa mereka masih bisa mendapatkan perhatian. Jangan beri tanggapan, biarkan mereka memainkan permainan mereka sementara kamu fokus pada penyembuhan diri sendiri.
Mereka Mulai Menyebarkan Rumor Tentangmu
Ketika mereka merasa tidak bisa lagi mengendalikan kamu langsung, narsisis akan mencoba mengontrol bagaimana orang lain melihatmu. Mereka akan menyebarkan cerita yang terdistorsi agar mereka terlihat seperti korban dan kamu seperti penjahat. Jangan bermain dalam drama mereka, tetap tenang, dan percayalah bahwa kebenaran akan muncul pada waktunya.
Mereka Bertindak Seolah Tidak Pernah Peduli
Suatu saat mereka berusaha keras untuk mendapatkanmu kembali, namun beberapa waktu kemudian, mereka bersikap seolah kamu tidak berarti bagi mereka sama sekali. Mereka menghindar dan bertindak seperti hubungan itu tidak pernah ada. Jangan biarkan perilaku ini membingungkanmu—itu adalah cerminan dari ketidakmampuan mereka membentuk hubungan emosional yang sejati.
Baca Juga: Orang dengan Kecerdasan Sosial Rendah Sering Tidak Menyadari Mereka Melakukan 8 Kesalahan Ini
Mereka Mencoba Menjadi “Teman”mu
Setelah semua drama, narsisis akan kembali dengan pendekatan baru: "Mari kita jadi teman." Ini mungkin terdengar dewasa dan masuk akal, tetapi selalu ada agenda tersembunyi. Mereka hanya ingin mempertahankan akses ke kehidupanmu untuk menarikmu kembali kapan saja. Waspadai niat mereka, karena teman sejati menghargai batasan.
Mereka Tidak Akan Pernah Berubah
Mereka akan berjanji telah belajar dari kesalahan dan meyakinkanmu bahwa kali ini akan berbeda. Namun, narsisis tidak akan berubah dalam cara yang kamu butuhkan. Perubahan sejati membutuhkan kesadaran diri, akuntabilitas, dan kesediaan untuk tumbuh. Mereka menghindari hal-hal tersebut, dan apa yang mereka inginkan adalah kamu yang berubah dan menurunkan batasanmu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022