Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 01.23 WIB

6 Jenis Perselingkuhan yang Sering Terjadi Tanpa Disadari, Hati-hati Bisa Terjadi di Sekitar Kita

Ilustrasi sebuah perselingkuhan. (Freepik) - Image

Ilustrasi sebuah perselingkuhan. (Freepik)

JawaPos.com - Perselingkuhan seringkali dikaitkan dengan tindakan yang jelas, seperti hubungan fisik di luar pernikahan. Namun, tanpa disadari, ada banyak bentuk perselingkuhan yang bisa terjadi secara halus dan perlahan menggerogoti kepercayaan dalam sebuah hubungan. Beberapa orang mungkin tidak menganggapnya sebagai perselingkuhan karena tidak ada sentuhan fisik, tetapi secara emosional, keterikatan yang terjalin bisa jauh lebih dalam.

Dilansir dari laman yourtango.com, menurut psikolog dan konselor hubungan Rachel Voysey, ada enam jenis perselingkuhan utama yang sering dilakukan orang tanpa mereka sadari. Fakta mengejutkan lainnya adalah sekitar 40% orang dalam hubungan pernah menyimpang, yang berarti kemungkinan besar hal ini terjadi lebih sering daripada yang dibayangkan!

Penting bagi setiap pasangan untuk memahami berbagai bentuk perselingkuhan ini agar dapat menjaga hubungan tetap sehat dan kuat. Berikut adalah enam jenis perselingkuhan yang perlu diwaspadai.

1. Perselingkuhan Emosional: Ketika Hati Mulai Terikat pada Orang Lain

Banyak yang mengira perselingkuhan hanya terjadi saat ada kontak fisik. Namun, perselingkuhan emosional bisa lebih berbahaya karena melibatkan perasaan yang mendalam terhadap seseorang di luar hubungan utama.

Voysey sering menemui orang-orang yang berkata, "Kami tidak pernah berhubungan fisik, jadi ini bukan selingkuh," tetapi mereka sudah berbagi cerita pribadi, impian masa depan, bahkan mulai membayangkan hidup bersama orang lain. Hubungan seperti ini bisa sulit untuk dilepaskan dan sering kali lebih menyakitkan bagi pasangan yang dikhianati.

2. Hubungan yang Hanya Dilandasi Nafsu: Godaan yang Tak Bisa Ditolak

Bagi sebagian orang, perselingkuhan bukan soal cinta, melainkan dorongan sesaat yang penuh gairah. Bisa terjadi dalam satu malam, atau berkembang menjadi hubungan yang berulang tanpa ikatan emosional yang kuat.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Endocrinology and Metabolism India, banyak orang terjerumus ke dalam perselingkuhan ini karena dorongan biologis, keinginan mencari pengalaman baru, atau pelarian dari rutinitas yang membosankan. Meski tampak sederhana, hubungan seperti ini bisa berkembang menjadi lebih emosional jika dilakukan secara terus-menerus.

3. Hubungan Sampingan: Ketika Dua Dunia Berjalan Beriringan

Hubungan asmara kedua adalah bentuk perselingkuhan yang cukup sering terjadi, terutama pada mereka yang merasa pernikahannya tidak lagi membahagiakan.

Banyak orang yang menjalani hubungan sampingan menganggap pasangan barunya sebagai "belahan jiwa" atau "orang yang tepat di waktu yang salah." Beberapa dari mereka bahkan mempertimbangkan untuk meninggalkan pasangan resminya demi hubungan yang baru ini. Namun, membangun hubungan dari sebuah pengkhianatan sering kali sulit, karena kepercayaan yang rapuh bisa menjadi bom waktu di masa depan.

4. Perselingkuhan Sepihak: Tiba-tiba Terpikat, Tanpa Sengaja Terjebak

Ada kalanya seseorang merasa hubungannya baik-baik saja, hingga tiba-tiba tergoda oleh perhatian dari orang lain. Perselingkuhan ini sering kali terjadi tanpa direncanakan, seolah-olah "terjadi begitu saja."

Voysey menekankan bahwa godaan bisa datang kapan saja, terutama dari lingkungan kerja atau pertemanan dekat. Seseorang yang merasa tersanjung dan mendapatkan perhatian lebih mungkin akhirnya terbawa perasaan, tanpa menyadari bahwa ia telah mengkhianati pasangannya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore