Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 02.18 WIB

7 Perilaku Orang Baik Hati yang Sering Kali Membuat Mereka Dimanfaatkan, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang dimanfaatkan. - Image

Ilustrasi seseorang yang dimanfaatkan.

JawaPos.com - Menjadi orang yang baik hati adalah hal yang luar biasa. Kamu peduli pada orang lain, selalu siap membantu, dan berusaha menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang.

Tapi, terkadang kebaikan ini bisa menjadi pedang bermata dua. Alih-alih dihargai, kamu malah sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang hanya ingin mengambil tanpa memberi.

Menurut psikologi, ada beberapa perilaku khas orang baik hati yang tanpa sadar membuat mereka rentan terhadap manipulasi. Dilansir dari laman Blog Herald pada Selasa (4/2), simak daftar berikut dan lihat apakah kamu pernah mengalaminya!

1. Memberi Lebih dari Apa yang Diterima

Orang baik hati memang senang memberi, baik itu waktu, tenaga, maupun dukungan emosional. Kamu selalu ada saat seseorang butuh bantuan, bahkan tanpa diminta.

Tapi, coba perhatikan kembali hubungan-hubungan di sekitarmu. Apakah mereka juga ada untukmu saat kamu butuh? Atau justru tiba-tiba sibuk dan menghilang?

Jika kamu merasa selalu berusaha lebih keras dalam hubungan dibandingkan orang lain, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka hanya mengambil keuntungan dari kebaikanmu. Memberi itu baik, tapi hubungan yang sehat haruslah seimbang.

2. Sulit Menolak

Mengatakan "tidak" bukan berarti kamu jahat. Itu hanya berarti kamu menghargai waktu dan energimu sendiri. Tapi buat orang yang baik hati, menolak sering kali terasa sulit.

Kamu takut mengecewakan orang lain, takut dianggap egois, atau bahkan takut ditinggalkan. Akibatnya, kamu terus berkata "ya" meskipun sebenarnya merasa keberatan.

Nah, orang-orang yang manipulatif bisa dengan mudah melihat kelemahan ini dan menggunakannya untuk kepentingan mereka sendiri.

3. Menarik Orang yang Suka Melampiaskan Kekesalan tapi Tidak Pernah Mendengarkan

Pernahkah kamu merasa seperti tempat sampah emosi seseorang? Mereka datang padamu hanya untuk mengeluh, melampiaskan amarah, atau mencari dukungan. Tapi ketika kamu yang butuh didengar, mereka justru tidak ada?

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai emosional dumping, di mana seseorang terus-menerus membebani orang lain dengan masalah mereka tanpa pernah mempertimbangkan perasaan si pendengar. Jika ini sering terjadi padamu, bisa jadi kamu telah menjadi tempat curhat sepihak yang hanya menguras energimu.

4. Terlalu Mudah Memaafkan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore