Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 15.18 WIB

Jangan Terkecoh! 8 Kalimat Ini Terdengar Sopan dan Baik, tapi Sebenarnya Tanda Manipulasi yang Terselubung, Apa Saja?

Zodiak paling manipulasi  (freepik) - Image

Zodiak paling manipulasi (freepik)

JawaPos.com - Pernahkah Anda mendengar seseorang berbicara dengan kata-kata yang terdengar sopan dan penuh perhatian, tetapi entah mengapa ada sesuatu yang terasa janggal? Bisa jadi, itu adalah bentuk manipulasi terselubung.

Dalam komunikasi sehari-hari, banyak orang menggunakan ungkapan yang sekilas tampak ramah dan tidak berbahaya, tetapi sebenarnya memiliki maksud tersembunyi untuk mengendalikan, mempengaruhi, atau bahkan membuat orang lain merasa bersalah.

Manipulasi semacam ini sering kali dilakukan dengan sangat halus, sehingga sulit untuk disadari, apalagi ditolak.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih peka terhadap kata-kata yang terdengar manis namun menyimpan jebakan emosional di baliknya.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Jumat (31/1), berikut merupakan 8 kalimat yang terdengar sopan dan baik, tapi sebenarnya tanda manipulasi yang terselubung.

1. “Maaf, tapi…”

Kalimat ini terdengar seperti permintaan maaf, tetapi biasanya diikuti dengan pembelaan diri atau alasan yang justru mengurangi ketulusan permintaan maaf itu sendiri.

Misalnya, seseorang bisa mengatakan, “Maaf, tapi aku hanya bereaksi seperti itu karena kamu yang memulai duluan.”

Dengan cara ini, mereka tidak benar-benar meminta maaf, melainkan justru menyalahkan orang lain atau mencari pembenaran atas kesalahan diri mereka.

Ini adalah cara manipulatif untuk menghindari tanggung jawab sambil tetap terlihat sopan di permukaan.

2. “Percayalah padaku…”

Kalimat ini terdengar meyakinkan, tetapi bisa menjadi tanda manipulasi jika digunakan tanpa dasar yang jelas.

Ketika seseorang mengatakan “Percayalah padaku,” mereka sebenarnya meminta kepercayaan orang lain tanpa memberikan bukti atau alasan yang cukup.

Ini adalah cara manipulatif untuk mendapatkan dukungan atau persetujuan tanpa harus benar-benar membuktikan bahwa mereka memang layak dipercaya.

Dalam banyak kasus, orang yang sering menggunakan ungkapan ini justru memiliki sesuatu yang disembunyikan atau ingin menghindari pertanyaan lebih lanjut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore