
Ilustrasi perilaku gaslighting (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menjalani hubungan asmara seharusnya menjadi tempat yang aman untuk bernaung, bukan justru menjadi medan perang mental yang menguras energi. Namun, terkadang kita terjebak dalam dinamika yang sangat halus sehingga sulit disadari: gaslighting.
Gaslighting adalah bentuk manipulasi emosional yang menggunakan taktik psikologis untuk membuat seseorang meragukan persepsi, ingatan, hingga kesehatan mentalnya sendiri. Pelakunya bisa melakukannya dengan sengaja maupun tidak, namun tujuannya tetap sama: menciptakan kebingungan agar mereka bisa memegang kendali penuh atas diri Anda.
Menyadari tanda-tanda ini memang menantang karena korban sering kali sudah terlanjur kehilangan rasa percaya diri. Untuk mengetahui apakah Anda sedang menjadi sasaran, cobalah bercermin dan tanya pada diri sendiri: Apakah Anda merasa lebih cemas dan kurang yakin pada diri sendiri dibandingkan sebelumnya?
Dilansir dari YourTango, Kamis (30/4), psikologi membedah perilaku manipulatif yang sering digunakan oleh para pelaku gaslighting. Berikut adalah 7 tanda bahaya yang harus Anda waspadai agar tidak terjebak lebih dalam dalam hubungan yang beracun.
1. Meremehkan Perasaan dan Kekhawatiran Anda
Dalam hubungan yang sehat, komunikasi terbuka adalah fondasi utama di mana kedua belah pihak merasa didengar. Namun, bagi pelaku gaslighting, perasaan dan kekhawatiran Anda hanyalah gangguan yang harus segera dieliminasi. Mereka secara perlahan akan mengikis kesejahteraan mental Anda dengan menganggap apa yang Anda rasakan tidaklah penting.
Dengan mengabaikan emosi Anda, mereka sebenarnya sedang memanfaatkan kebaikan dan kepercayaan yang Anda berikan. Taktik ini sangat efektif untuk menyembunyikan kebenaran atau perilaku buruk yang ingin mereka tutupi dari Anda. Jika Anda mulai merasa takut untuk mengungkapkan pendapat, waspadalah.
Seiring berjalannya waktu, Anda mungkin mulai menerima perlakuan yang tidak semestinya ini dan masuk ke tahap penyangkalan. Meskipun jauh di lubuk hati Anda tahu bahwa perasaan Anda nyata, tekanan dari pelaku membuat Anda merasa bahwa Andalah yang salah. Inilah target utama mereka: membuat Anda kehilangan suara.
Jangan biarkan siapa pun membuat Anda merasa bahwa emosi Anda adalah beban. Hubungan yang baik akan memvalidasi perasaan Anda, bukan justru membuat Anda merasa harus meminta maaf karena memiliki perasaan tersebut.
2. Menuduh Anda Berbohong Saat Mengatakan Kebenaran
Salah satu cara paling ekstrem untuk merusak realitas seseorang adalah dengan mendiskreditkan keyakinan mereka secara total. Pelaku gaslighting sering kali menyebut Anda pembohong, bahkan ketika Anda memiliki bukti atau ingatan yang jelas tentang suatu kejadian. Hal ini bisa dimulai dari hal kecil hingga masalah yang sangat krusial.
Sebuah artikel dari Middle Georgia State University menjelaskan bahwa dengan mengatakan Anda berbohong padahal Anda tahu Anda mengatakan yang sebenarnya, mereka pada dasarnya mencoba untuk menulis ulang kenyataan Anda. Tujuannya adalah agar Anda berhenti mempercayai ingatan Anda sendiri dan mulai bergantung pada versi cerita mereka.
Ketika perasaan dan pernyataan Anda terus-menerus diserang, Anda akan mulai meragukan penilaian diri sendiri. Anda mungkin akan berpikir, "Apakah ingatan saya memang seburuk itu?" atau "Mungkin saya memang salah lihat." Pola pikir seperti inilah yang diinginkan oleh manipulator agar mereka bisa mengontrol narasi.
Ingatlah bahwa jika sesuatu terasa salah, kemungkinan besar memang ada yang salah. Jangan biarkan versi kenyataan orang lain membatalkan kenyataan yang Anda alami sendiri. Kepercayaan pada diri sendiri adalah benteng pertama untuk melawan manipulasi.
3. Mengikis Harga Diri dengan Senjata Rahasia
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022