Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 22.54 WIB

Seni Mencintai Diri Sendiri: Kenali 7 Tanda Bahwa Kamu Perlu Ambil Kendali Lebih Besar Atas Hidupmu

Ilustrasi orang yang sulit mencintai diri sendiri. (Unsplash.com/KseniaMakagonova) - Image

Ilustrasi orang yang sulit mencintai diri sendiri. (Unsplash.com/KseniaMakagonova)

JawaPos.com - Sebelum kita dianjurkan mencintai dan menghargai orang lain, lakukan dulu hal tersebut kepada diri sendiri. Itu bukan karena egois, tapi demi kesejahteraan fisik dan mental.

Dikutip dari laman Alodokter, mencintai diri sendiri bukan berarti kamu ingin menang sendiri, melainkan menghargai dan menyayangi diri sendiri sehingga bisa merasa cukup terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki.

Selain itu, sikap ini akan membuatmu lebih mudah menggapai impian dan memiliki hubungan sehat dengan orang lain. Dalam rangka menguasai seni mencintai diri sendiri, kita juga perlu ambil kendali lebih besar atas hidup agar tidak mudah disetir oleh orang lain.

Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada (23/01), kenali 7 tanda bahwa kamu perlu ambil kendali lebih besar atas hidupmu :

1. Terus merasa kewalahan

Kehidupan kita sering kali dipenuhi dengan tanggung jawab dan tugas, mulai dari kewajiban profesional hingga komitmen pribadi. Dunia ini sibuk dan sangat mudah bagi kita untuk terjebak dalam kesibukan.

Namun, ketika kamu terus merasa kewalahan, itu mungkin pertanda halus bahwa kamu tidak bisa mengendalikan hidup. Seolah-olah kamu berada di treadmill yang terus melaju, mencoba untuk mengimbanginya tetapi tetap merasa tertinggal.

Merasa kewalahan mungkin karena kamu terlalu berkomitmen atau karena tidak menetapkan batasan secara efektif. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa dirimu tidak memprioritaskan atau mengatur waktu secara efektif.

2. Mengabaikan kebutuhan sendiri

Dalam upaya memenuhi harapan orang lain, kita mudah melupakan kebutuhan dan keinginan sendiri. Ketika kamu terus mendahulukan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan sendiri, itu bisa menjadi tanda halus bahwa kamu tidak sepenuhnya mengendalikan hidup.

Mengabaikan kebutuhan dapat menyebabkan kelelahan dan kebencian. Penting untuk dipahami bahwa merawat diri sendiri bukanlah sebuah kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan.

Ini tentang memberikan ruang untuk hal-hal yang benar-benar penting bagimu, baik itu istirahat, aktivitas kreatif, atau sekadar waktu yang dihabiskan untuk refleksi.

Seperti yang dikatakan oleh Audre Lorde yang terkenal, “Merawat diri sendiri bukanlah pemanjaan diri, melainkan mempertahankan diri, dan itu adalah tindakan perang politik.”

3. Terputus dari minat

Sangatlah mudah untuk kehilangan kontak dengan hal-hal yang benar-benar mengobarkan semangat kita, terutama di dunia yang sering kali lebih mengutamakan produktivitas dibandingkan gairah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore