Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 19.06 WIB

Tips Sukses ala Orang Malas: Terapkan 8 Perilaku Ini Jika Anda Ingin Segera Naik Jabatan Meskipun Anda Malas

Ilustrasi orang yang terlihat malas tapi tetap sukses. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang terlihat malas tapi tetap sukses. (Freepik)

JawaPos.com – Ada kepercayaan umum bahwa hanya orang yang paling bersemangat dan ambisius yang dapat menaiki jenjang karir. 

Namun, coba tebak? Bahkan mereka yang dianggap "malas" pun dapat mencapai puncak. Kedengarannya mengejutkan, bukan? Ya, itu benar.

Orang-orang yang disebut malas ini belum tentu tidak memiliki etos kerja atau ambisi. Mereka hanya memiliki pendekatan yang berbeda terhadap pekerjaan, dan ternyata pendekatan itu berhasil bagi mereka.

Dikutip dari Geediting, Rabu (22/1), kita akan membahas 8 perilaku berbeda yang sering ditunjukkan orang-orang 'malas' agar karir mereka berhasil naik. 

Perilaku-perilaku ini mungkin tidak seperti yang anda duga, tetapi sifat-sifat ini bisa jadi merupakan rahasia kesuksesan mereka.

  1. Memprioritaskan tugas

Yang mengejutkan, mereka yang dianggap 'malas' sering kali hebat dalam menaiki tangga karir karena mereka memprioritaskan apa yang benar-benar penting.

Orang-orang ini memiliki bakat untuk mengidentifikasi tugas mana yang akan memberikan hasil paling banyak.

Alih-alih mencoba melakukan semuanya sekaligus, mereka berfokus pada apa yang benar-benar membutuhkan perhatian mereka. Dengan cara ini, mereka dapat mengalokasikan energi mereka secara efektif.

  1. Ahli dalam pendelegasian

Pendelegasian bukan tentang menghindari tanggung jawab, tetapi memaksimalkan efisiensi dan produktivitas.

Jadi, jika anda ingin naik jabatan seperti orang-orang 'malas' ini, belajarlah untuk mendelegasikan tugas secara efektif. 

Hal ini memungkinkan anda untuk fokus pada apa yang paling Anda kuasai sambil memastikan pekerjaan diselesaikan dengan benar.

  1. Memanfaatkan waktu senggang secara kreatif

Meskipun anggapan umum adalah bahwa orang-orang yang "malas" menghabiskan waktu luang mereka dengan bermalas-malasan, kenyataannya sangat berbeda ketika menyangkut mereka yang menaiki tangga karir. 

Orang-orang ini menggunakan waktu luang mereka dengan cara-cara yang secara langsung atau tidak langsung berkontribusi pada pertumbuhan profesional mereka.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology menemukan bahwa karyawan yang tidak bekerja di luar jam kerja lebih terlibat dan produktif saat kembali bekerja.

Ini bukan tentang bermalas-malasan. Melainkan, ini tentang menyadari pentingnya melepaskan diri dari pekerjaan dan menggunakan waktu itu secara produktif untuk kembali segar dan siap menghadapi tantangan baru. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore