Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Januari 2025 | 15.51 WIB

Ini 9 Dampak Orang Kurang Kasih Sayang di Masa Kecil dan Perilakunya Saat Dewasa, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang kurang kasih sayang dari ibu. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang kurang kasih sayang dari ibu. (Pexels)

JawaPos.com – Cinta di masa kecil mungkin terlihat sederhana, tapi sebenarnya memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan diri seseorang di masa dewasa. 

Bukan hanya tentang perasaan hangat, cinta memberikan rasa aman, penerimaan, dan pengasuhan yang dibutuhkan setiap anak untuk berkembang. Sayangnya, tidak semua anak mendapatkan cinta dan perhatian ini saat tumbuh besar.

Dampaknya adalah luka yang terbawa hingga dewasa memengaruhi cara mereka menjalani kehidupan dan membangun hubungan. Jadi, bagaimana kekurangan cinta di masa kecil memengaruhi perilaku seseorang ketika dewasa

Dikutip dari Geediting, berikut adalah 9 perilaku umum yang sering ditemukan pada mereka yang mengalami kurangnya kasih sayang di masa kanak-kanak.

  1. Sulit membangun hubungan dekat

Tanpa cinta di masa kecil, hubungan dekat di masa dewasa bisa terasa seperti teka-teki yang sulit dipecahkan.

Mereka sering kesulitan mempercayai orang lain, termasuk dalam hubungan romantis, persahabatan, atau bahkan profesional. Ini bukan karena tidak ingin dekat, melainkan karena mereka tidak tahu bagaimana caranya.

  1. Terlalu mandiri

Sebagian orang yang kurang cinta di masa kecil memilih menjadi sangat mandiri sebagai bentuk perlindungan diri. 

Mereka enggan meminta bantuan, bahkan saat benar-benar membutuhkannya. Hiperindependensi ini sering kali menjadi tameng untuk menghindari rasa sakit akibat kekecewaan.

  1. Terlalu bergantung pada orang lain

Sebaliknya, ada juga yang tumbuh dengan ketergantungan berlebihan pada orang lain. Mereka mencari validasi dan perhatian secara terus-menerus, karena mendambakan cinta yang tidak pernah mereka dapatkan saat kecil. Pola ini bisa membuat mereka terlihat membutuhkan, bahkan dalam hubungan yang sehat.

  1. Sulit mengekspresikan emosi

Tanpa lingkungan yang mendukung, banyak yang tumbuh dengan kesulitan mengenali dan mengungkapkan emosi mereka. 

Beberapa memilih menekan perasaan, sementara yang lain mungkin merasa terputus dari emosi mereka sepenuhnya.

  1. Takut ditinggalkan

Ketakutan ditinggalkan menjadi bayang-bayang yang terus mengikuti orang yang tak mendapatkan kasih sayang cukup di masa kecil.

Mereka sering membutuhkan kepastian berulang dalam hubungan, merasa cemas ketika orang yang mereka sayangi tidak ada, atau bahkan memprediksi akhir hubungan meski tidak ada alasan nyata.

  1. Cenderung menyabotase diri sendiri

Mereka yang kurang cinta di masa kecil sering kali tanpa sadar merusak kebahagiaan mereka sendiri. Baik dalam hubungan maupun pekerjaan, mereka mungkin menciptakan konflik atau menghindari keberhasilan karena merasa tidak layak atau takut akan perubahan.

  1. Rendahnya harga diri

Tanpa cinta dan dukungan, banyak yang tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik atau tidak layak. Mereka sering merasa seperti "penipu" di balik kesuksesan mereka sendiri, sulit menerima pujian, atau meremehkan pencapaian yang sudah diraih.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore