
Ilustrasi 7 hal yang harus dihindari untuk menjaga kebersihan kewanitaan. (Freepik/marymarkevich)
JawaPos.com - Infeksi vagina merupakan masalah yang lebih umum di kalangan perempuan. Menjaga kebersihan kewanitaan yang baik sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Kunci untuk melakukan ini terletak pada pemahaman tentang berbagai praktik untuk menjaganya tetap bersih. Namun, ada banyak kesalahan juga yang dilakukan perempuan saat mencoba menjaga kebersihan kewanitaan.
Salah satunya, terlalu sering mencuci vagina, menggunakan produk yang salah hanyalah beberapa hal yang harus dihindari. Kebersihan kewanitaan adalah praktik dan produk yang membantu menjaga kebersihan secara menyeluruh, khususnya kebersihan bagian pribadi wanita.
Hal ini meliputi mencuci secara teratur dengan sabun lembut tanpa pewangi dan air, mengikuti praktik menstruasi yang higienis, misalnya, mengganti pembalut, tampon, atau cawan menstruasi pada waktu yang tepat, dan mengenakan pakaian dalam yang bersih dan sejuk.
UNICEF mencantumkan kesehatan dan kebersihan saat menstruasi (MHH) sebagai salah satu faktor utama saat berbicara tentang kebersihan kewanitaan. Ini berarti menjaga kebersihan saat sedang menstruasi dengan bantuan produk menstruasi yang tepat serta panduan.
Dilansir dari Health Shots, meskipun menggunakan produk yang tepat dan membersihkan diri dengan baik merupakan cara menjaga kebersihan kewanitaan, penting juga untuk mengetahui berbagai praktik atau hal yang tidak boleh dilakukan.
Inilah 7 hal yang harus dihindari untuk menjaga kebersihan kewanitaan.
1. Menggunakan produk yang keras atau beraroma
Saat membersihkan bagian kewanitaan, pastikan untuk menghindari penggunaan sabun, semprotan, atau cairan pembersih yang beraroma. Produk-produk ini tidak boleh menjadi bagian dari praktik menjaga kebersihan kewanitaan karena dapat mengubah keseimbangan pH alami area vagina.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Women's Health menyatakan bahwa beberapa produk vagina dapat membahayakan bakteri Lactobacillus, sejenis bakteri di vagina, dan mengubah lingkungan kekebalan vagina.
Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan infeksi seperti vaginosis bakterial. Gunakan hanya produk yang paling lembut dan tidak beraroma atau cukup bilas area vagina dengan air.
2. Douching atau pembersihan yang berlebihan
Memahami cara yang tepat untuk membersihkan vagina adalah langkah pertama dalam menjaga kebersihan kewanitaan. Pastikan untuk tidak melakukan douching atau pembersihan berlebihan.
Hal ini akan menghilangkan flora baik yang melawan infeksi, sehingga mengakibatkan vaginosis bakterial atau penyakit radang panggul. Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Epidemiologic Reviews, juga mengaitkan douching dengan banyak hasil buruk termasuk penyakit radang panggul, kanker serviks, berat badan lahir rendah, serta kelahiran prematur.
Pastikan untuk menjaga kebiasaan membersihkan dengan lembut tanpa mengganggu keseimbangan alami.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
